Suara.com - Sejumlah mahasiswa pascasarjana menjadi viral di Cina karena menjual sosis sambil melibatkan pelanggan mereka dalam diskusi filosofis
Sembilan mahasiswa dari Sun Yat-Sen University di provinsi Guangdong bergiliran menjual sosis di malam hari setelah menyelesaikan penelitian mereka di siang hari.
Kelompok itu menjadi viral pada 17 Juli setelah sebuah video menunjukkan kepada mereka sosis memanggang pada sepeda motor listrik yang dimodifikasi dengan tabung gas.
"Selamat datang untuk membeli sosis lezat dan terlibat dalam pertukaran akademik filosofis dengan kami."
Para siswa bertujuan untuk mendorong lebih banyak diskusi tentang filsafat dengan cara yang fleksibel dan santai.
"Kami semua terlibat dalam penelitian filosofis dan berharap untuk menggunakan sosis sebagai media untuk melakukan pertukaran intelektual dengan pelanggan, dan menjadi teman baik dengan mereka," Ziheng, salah satu siswa, mengatakan kepada Yangtse Evening Post.
Mahasiswa berusia 28 tahun itu mengatakan bahwa kelompok itu akan menjawab satu pertanyaan filosofis, membahas masalah sosial, teori akademik dan berbagi pengalaman mereka sendiri dengan imbalan setiap sosis yang dijual.
Menurut South China Morning Post, para siswa menemukan sosis yang menjual membantu menghilangkan kecemasan dan penghindaran mereka.
Menjadi seorang siswa filsafat melibatkan kerja mental yang signifikan di siang hari. Menjual Sosis di Malam Hari Membantu Mereka Maya dan Tetap Aktif
Baca Juga: Bangladesh Dilanda Kerusuhan, Puluhan Tewas dalam Protes Mahasiswa
Kelompok ini juga mengajar siswa yang mempersiapkan ujian masuk lulusan mereka.
Menjual sosis membantu mereka mengelola kecemasan akademik mereka, kata Pangda, kata anggota kelompok lain.
"Untuk siswa yang biasanya terbatas pada studi mereka di kampus, menjual sosis di jalan memungkinkan kita untuk bertemu dengan berbagai orang, melayani sebagai cara unik untuk terhubung dengan masyarakat," jelasnya, menambahkan bahwa ia senang menjual sosis.
"Penghasilan tinggi tidak selalu membawa kebahagiaan. Orang muda harus memiliki gairah. Bahkan tugas -tugas kecil dapat membawa kegembiraan yang besar."
Dalam sehari, siswa dapat memperoleh antara 100 yuan (RM64) hingga 200 yuan (RM130) dari menjual sosis
Satu sosis berkisar antara 3 yuan (RM1.90) hingga 5 yuan (RM3.20).
Para mahasiswa menjual sosis dari jam 10 malam hingga tengah malam.
Upaya wirausaha mereka telah memberi mereka pujian di seluruh platform media sosial Tiongkok.
Berita Terkait
-
Demo BEM SI Beri Jokowi Rapor Merah Di Patung Kuda Berakhir Ricuh
-
Ratusan Mahasiswa BEM SI Gelar Aksi Di Patung Kuda, Adili 10 Tahun Jokowi
-
Tewaskan 163 Orang, Mahasiswa Bangladesh Tunda Protes, Tuntut Pencabutan Jam Malam dan Pemulihan Internet
-
Jaga Ketat Demo BEM SI di Jakarta, Ribuan Aparat Disebar dari Patung Kuda hingga Istana Negara
-
Bangladesh Dilanda Kerusuhan, Puluhan Tewas dalam Protes Mahasiswa
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123