Suara.com - Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) menyebut orang Indonesia memiliki kelebihan, yakni hobi bikin anak.
Awalnya, RK menjelaskan bahwa Indonesia sedang mengalami peningkatan ekonomi. Dia menilai Indonesia merupakan salah satu negara dengan perkembangan ekonomi yang paling pesat di dunia.
Selain itu, dia menyebut Indonesia memiliki keunggulan lainnya, yaitu jumlah kelahiran yang dinilai cukup tinggi.
“Kelebihan Indonesia, nah ini penting. Culture decrease. Orang Indonesia tuh hobi bikin anak,” kata RK di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2024).
Bahkan, dia mengungkapkan data yang menunjukkan rasio kelahiran di Indonesia mencapai 2 anak setiap harinya.
“Birth rate ratio-nya itu 2.2. Jadi seorang ibu, per harinya, masih punya kesempatan merahitkan 2 anak,” kata RK.
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu, kelebihan ini tidak dimiliki semua negara, misalnya Jepang. Sebab, RK menyebut pejabat di Jepang justru isi dengan rasio kelahiran di Indonesia.
“Saya ke Jepang, apa kata gubernur Jepang, please send more Indonesian to Japan. We are losing population. Karena birth rate ratio mereka 0,75,” ujar dia.
Dia bahkan menyebut rasio kelahiran di Jepang cukup buruk karena dibawah 1. Angka ini berbanding terbalik dengan jumlah kematian setiap harinya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Minta Prabowo Wajibkan Dubes Buka Kafe Khas Indonesia di Seluruh Dunia, Ini Tujuannya
“Di bawah 1 itu artinya buruk ya. Lebih banyak yang meninggal dibanding yang lahir,” kata Ridwan Kamil.
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Minta Prabowo Wajibkan Dubes Buka Kafe Khas Indonesia di Seluruh Dunia, Ini Tujuannya
-
Ridwan Kamil Pasrah Mau Dipasang di Jakarta atau Jabar oleh KIM: Feeling Saya Sih Itu Last Minute
-
Munculkan Nama Acep Adang, PKB Ngarep Bisa Dipasangkan dengan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar
-
Masuk Bursa Cagub Jabar yang Diusung PDIP, RK Utamakan Komunikasi dengan Partai di KIM
-
Respons Ridwan Kamil Usai Anies Dapat Dukungan NasDem: Kami Sahabat, Tapi Kadang Berpisah Karena Koalisi Partai
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Temui Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Data Tunggal Akurat demi Bansos Tepat Sasaran
-
Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
-
Sungai Cisadane 'Darurat' Pestisida, BRIN Terjunkan Tim Usut Pencemaran Sepanjang 22,5 KM
-
Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta
-
Viral Kecelakaan Maut di Depan UIN Ciputat, Transjakarta Tegaskan Tak Terlibat
-
Nekat! Maling Beraksi di Ruang Rapat Hotel Mewah Jakarta Pusat, Laptop dan Ponsel Raib
-
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
-
Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru
-
Beasiswa Harita Gemilang Antar Mahasiswa Pulau Obi dari Desa ke Kampus Perantauan