Suara.com - Di North Carolina, Kantor Sheriff Monroe County menerima telepon bahwa seorang anak berkeliaran sendirian di jalan pada tanggal 7 Juli.
Saat mengirim petugas ke Waxhaw Indian Trail Road, anak tersebut ditemukan dan diamankan, tetapi karena autis dan non-verbal, petugas tersebut tidak tahu ke mana anak tersebut pergi.
Karena respondennya adalah Unit K-9, dan bekerja bersama anjing pelacaknya yang berusia 1 tahun, Remi, Deputi B. Belk memanfaatkan indra penciuman anjing yang luar biasa itu untuk “membalikkan” proses pelacakan penciuman normal untuk menemukan rumah anak laki-laki tersebut. .
“Biasanya, [anjing pengharum] melacak dari mana seseorang pergi untuk mencoba menemukan di mana orang tersebut berada saat ini. Kali ini kami melakukannya secara terbalik,” kata Letnan Pejabat Informasi Publik James Maye kepada CNN.
“Seperti yang diketahui banyak pengikut kami, anjing pelacak menggunakan artikel aroma untuk melacaknya. Untuk mendapatkan artikel wewangian yang akan membantu mengidentifikasi rumah anak tersebut, Deputi Belk menggunakan kain kasa steril untuk mengumpulkan aroma dari lengan bawah dan bagian belakang lehernya,” kata pernyataan dari Kantor Sheriff.
“Artikel aroma tersebut diberikan kepada Remi, yang kemudian berhasil melacak mundur sekitar setengah mil sebelum menemukan rumah anak tersebut di lingkungan terdekat.”
Ketika tiba, Deputi Belk menemukan pintu garasi terbuka dan memutuskan bahwa anak tersebut pergi secara rahasia dan tidak terjadi kelalaian tingkat pidana. Dapat dimengerti bahwa orang tuanya sangat bersyukur melihat putra mereka dan Belk memberikan serangkaian “tips” tentang bagaimana mencegah hal serupa terjadi lagi.
Lieutenet Maye menjelaskan teknik reverse tracking kini akan diterapkan dalam kurikulum pelatihan petugas K-9.
“Saya sudah ada selama 10 atau 12 tahun. Saya belum pernah mendengar hal seperti ini dilakukan. Ini bukanlah sesuatu yang biasa dilakukan oleh para pemain ini, namun ini adalah sesuatu yang akan mereka tanamkan dalam latihan mulai saat ini,” kata Maye.
Baca Juga: Sempat Sesumbar Mau Polisikan Netizen, Robby Purba Akhirnya Minta Maaf
Berita Terkait
-
Revolusi Terapi Anak Berkebutuhan Khusus: dari Tidak Dapat Bergerak hingga Kini Bisa Berlari
-
Jhon LBF Semprot Robby Purba yang Viralkan Satpam Pukul Anjing: Norak!
-
Viral Dipukuli Satpam Plaza Indonesia, Ini 5 Fakta Unik Anjing K9 yang Ternyata Super Setia
-
Robby Purba Minta Maaf, Satpam Dipecat gegara Pukul Anjing Bisa Kerja Lagi?
-
Sempat Sesumbar Mau Polisikan Netizen, Robby Purba Akhirnya Minta Maaf
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran