Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Joe Biden belum lama ini mengumumkan pengunduran dirinya dari pencalonan dalam pemilihan presiden 2024. Dalam sebuah pernyataan resmi, Biden menyebutkan alasan kesehatan dan keinginannya untuk lebih fokus pada keluarganya sebagai faktor utama di balik keputusan tersebut.
Disamping itu, Biden yang telah menjalani karir politik panjang dan menjadi presiden sejak 2021, menyebut bahwa sudah saatnya estafet kepemimpinan diserahkan pada sosok-sosok yang lebih muda, ia ingin memberik kesempatan pada generasi muda.
Pengunduran dirinya ini membawa dampak signifikan pada dinamika politik menjelang pemilu 2024, membuka peluang bagi calon-calon lain untuk maju berlaga di kontestasi politik tersebut.
Pengunduran diri Biden memicu pencarian calon pengganti dari internal Partai Demokrat, meski nama Kamala Harris, yang merupakan wapres saat ini langsung mencuat sebagai calon kuat. Di sisi lain, bagi Partai Republik hal ini memberi kesempatan untuk mengatur strategi menghadapi calon dari Partai Demokrat yang baru.
Dari sisi masyarakat AS, mayoritas menyambut dengan berbagai reaksi, dari dukungan hingga kekhawatiran tentang masa depan kepemimpinan negara.
Dengan keputusan ini, Joe Biden berharap dapat mengakhiri karir politiknya dengan catatan yang positif, sementara fokus utama tetap pada kemajuan dan kesejahteraan Amerika Serikat.
Dikutip dari Reuters, dalam sebuah pidatonya, Biden menyebut presiden sebelumnya Thomas Jefferson, George Washington, dan Abraham Lincoln ketika dia menggambarkan kecintaannya pada jabatan yang akan dia tinggalkan dalam enam bulan, yang akan menyudahi setengah abad jabatan publiknya.
Biden mengaku sangat mencintai pekerjaan dan jabatan yang ia emban saat ini, namun kecintaannya pada negara lebih tinggi dari ini semua sehingga ia membuat keputusan besar ini.
Baca Juga: Survei Terbaru Pilpres AS: Kamala Harris Unggul Tipis dari Donald Trump
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Trump, Nasib Kamala Harris di Pilpres AS Juga Diramal The Simpsons?
-
Gagal Plagiat? Momen Lucu Saat Trump Ketahuan 'Contek' Kata-kata dari Film Legally Blonde
-
Fakta Baru Penembakan Donald Trump, Pelaku Sempat Cari Informasi Detail Pembunuhan John F Kennedy
-
Jika Donald Trump Menang di Pemilu AS, Produsen Mobil Listrik Siap-Siap Balik Kanan
-
Survei Terbaru Pilpres AS: Kamala Harris Unggul Tipis dari Donald Trump
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta