Suara.com - Aksi perundungan alias bullying di kalangan pelajar masih saja terjadi. Kali ini, seorang pelajar SMP Negeri 1 Pematang Sawah, Lampung berinisial A (12) yang menjadi korban bullying yang diduga dilakukan teman-teman sekolahnya. Aksi bullying yang dialami korban pun sempat viral di media sosial.
Berdasar video yang beredar, terlihat seorang pelajar yang mengenakan seragam pramuka tengah terduduk dikelilingi oleh sejumlah siswa lainnya dan dianiaya.
Setelah video aksi bullying anak SMP itu viral, polisi akhirnya turun tangan. Dalam kasus tersebut, Personel Polres Tanggamus, Polda Lampung telah memeriksa sejumlah saksi dan telah menggelar olah TKP di lokasi kejadian.
Penyelidikan kasus bullying pelajar SMPN 1 Pematang Sawah diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Muhammad Jihad Fajar Balman.
"Iya kami sudah mendatangi TKP, dan meminta keterangan korban dan para saksi," ujarnya dikutip dari Antara, Selasa (13/8/2024).
Menurutnya, tindakan bullying baik secara fisik maupun verbal dapat menimbulkan dampak psikologis yang serius bagi korbannya.
Berbagai bentuk bullying yang sering terjadi di kalangan remaja seperti ejekan, penyebaran rumor, pengucilan dan kekerasan fisik hingga merugikan korban.
Atas kejadian tersebut, pihaknya langsung melakukan sosialisasi ke beberapa sekolah tentang bahaya bullying agar kejadian itu tidak terulang kembali. (Antara)
Baca Juga: Tragis! Siswa SD di Serang Dipukul Ayah Teman, Korban Alami Trauma Berat
Tag
Berita Terkait
-
Tragis! Siswa SD di Serang Dipukul Ayah Teman, Korban Alami Trauma Berat
-
Siswa SMPN 73 Tebet Nekat Terjun dari Lantai 3, Polisi: Korban Frustasi Dijauhi Teman Kelas
-
Perundungan Remaja Perempuan Viral di Tegal, Korban Dijambak hingga Dibanting ke Tanah
-
Kasus Kekerasan Berujung Pingsan, Santri di Pondok Pesantren Modern Sahid Diduga Dibully Kakak Kelas
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar
-
Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai
-
BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang
-
Nota Perlawanan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Ditolak, Nadiem Makarim: Saya Kecewa
-
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI