Suara.com - Menghadapi Pilkada Serentak 2024, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri melecut semangat kader PDIP untuk selalu menjaga kedisiplinan, soliditas dan selalu bergerak bersama.
Hal itu disampaikan Megawati saat memberikan pengarahan tertutup dalam rapat koordinasi dengan Badan Saksi Pusat Nasional (BSPN) dan Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Selasa (13/8/2024).
Megawati meminta kader dan pengurus PDIP agar berdisiplin menjalankan arahan partai.
"Disiplin, solid, kolektif dan menjaga nama Partai," kata Megawati dalam keterangannya yang diterima Suara.com.
Selain itu, Presiden Kelima RI itu meminta PDIP agar membangun ikatan (bonding) dengan turun ke akar rumput untuk menyerap aspirasi masyarakat.
"Disiplin setiap hari, setiap hari, setiap hari," sebutnya.
"Saya selalu menyampaikan instruksi ini. Kerja, turun ke bawah. Bangun bonding dengan rakyat. Yakinkan rakyat," tegasnya.
Ia menekankan bahwa PDIP sangat serius menghadapi pilkada serentak 2024. "Bergerak bersama menghadapi Pilkada Serentak 2024," ujarnya.
Tidak hanya memberi arahan, Megawati juga melakukan tanya jawab dengan peserta rapat dan menanyakan kesiapan mereka menghadapi pilkada yang akan digelar serentak pada 27 November 2024. Usai tanya jawab, Megawati menutup dengan sebuah pernyataan dan pertanyaan.
"Kalian harus selalu turun ke bawah, bonding dan memenangkan Pilkada. Sanggup?" tanya Megawati.
Baca Juga: PDIP Pasrah Menterinya Mau Direshuffle Jokowi: Terserah Presiden Saja
"Sanggup," jawab peserta rapat secara kompak.
"Dengarkan apa yang menjadi aspirasi rakyat," pungkasnya.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bersama sejumlah pimpinan pusat PDIP turut mendengarkan arahan Megawati.
"Arahan Ibu Megawati tadi menekankan kunci kemenangan pilkada dengan menyatu dengan rakyat. PDI Perjuangan adalah partai pelopor dengan rekam jejak sejarah dari PNI yang telah berjuang jauh sebelum Indonesia Merdeka. Karena itulah, meskipun berbagai tekanan dan intimidasi sering menghadang, jangan pernah takut. Sebab ketakutan adalah ilusi. Terus bergerak, wujudkan Pilkada sebagai momentum hadirnya pemimpin rakyat yang mumpuni," ujar Hasto merangkum pesan Megawati Soekarnoputri.
Berita Terkait
-
PDIP Pasrah Menterinya Mau Direshuffle Jokowi: Terserah Presiden Saja
-
Beredar Yasonna Laoly Bakal Direshuffle Jokowi, Elite PDIP: Terserah, Semaunya Presiden Saja
-
Soal Kabar Yasonna dan Bintang Puspayoga Bakal Kena Reshuffle, Elite PDIP: Selama Ini Cuma Isu!
-
PKS Ditantang PDIP Usung Ahok di Pilkada 2024, Berani?
-
PDIP Lagi 'Nganggur', Anies Diminta Kreatif kalau Mau Maju di Pilgub Jakarta
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!