Suara.com - Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengatakan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, sebagai presiden dan wakil presiden terpilih, tidak diundang pada Sidang Tahunan DPR/MPR/DPD RI pagi ini.
Pasalnya, Indra menyebut ada keterbatasan tata letak kursi yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Jadi untuk presiden terpilih dan wapres terpilih secara formil tidak kami undang mengingat keterbatasan-keterbatasan," katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2024).
Dia menjelaskan pada ruang sidang nanti, panggung utama akan disiapkan untuk presiden, wakil presiden, serta pimpinan DPR RI, MPR RI, dan DPD RI.
Meski begitu, Indra menjelaskan ada kursi yang dikhususkan untuk menteri. Dengan begitu, Prabowo diundang sidang ini dalam kapasitasnya sebagai menteri pertahanan.
Selain, Indta juga menyebut bahwa Prabowo diundang untuk menghadiri Sidang Tahunan sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.
"Jadi, kalau selama ini jajaran menyetting kabinet di stage utama, ini akan ditempatkan di Blok B yang selama ini ditempati duta besar," ujar Indra.
Kemudian, Indra menjelaskan bahwa para duta besar akan duduk di Blok E bersama dengan anggota DPR dan DPD di bagian belakang.
"Karena keterbatasan itu, maka presiden terpilih dan wapres terpilih tidak diundang, hanya Pak Prabowo akan hadir sebagai dua, sebagai Menhan, kedua sebagai ketum partai," katanya.
Baca Juga: Hari Ini Polisi Terapkan Rekayasa Lalin di Sidang Tahunan MPR, Simak Selengkapnya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku