Suara.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto memastikan akan mengikuti tradisi baru Presiden Jokowi yang menyelenggarakan upacara peringatan HUT Republik Indonesia di Istana Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kepastian ini disampaikan Prabowo di hadapan Jokowi, saat dirinya mendampingi kepala negara melalukan sesi wawancara usai upacara penurunan bendera, sore ini.
Mulanya, awak media menanyakan kepada Jokowi apakah ada kemungkinan upacara peringatan HUT RI kembali dilaksanakan di IKN. Menanggapi pertanyaan ini, Jokowi melempar pertanyaan kepada Prabowo yang notabane menjadi suksesornya.
"Tahun depan ditanyakan ke pak presiden terpilih, Bapak Prabowo Subianto," kata Jokowi kepada Prabowo yang ada di sisi kirinya di Istana Negara, IKN, Sabtu (17/8/2024).
Prabowo kemudian menegaskan akan kembali menggelar upacara 17 Agustus di IKN pada tahun depan.
"Insyaallah akan di sini lagi," kata Prabowo.
Menteri Pertahanan RI ini belum memastikan apakah pelaksanaan upacara diselenggarakan di dua tempat pada tahun ini, yakni di Isntana Negara di IKN dan Istana Merdeka Jakarta. Ia hanya menegaskan upacara akan kembali dilakukan di IKN.
"Ya kita lihat nanti, tapi intinya upacara di sini," kata Prabowo.
Bersyukur Upacara Lancar
Jokowi merasa bersyukur upacara peringatan HUT ke-79 di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN) berjalan lancar, baik pengibaran bendara pada pagi hari maupun penurunan bendera pada sore hari.
Baca Juga: Hasto PDIP Putar Rekaman Suara Diduga Jokowi, Isinya Ancaman Lewat Pengarahan Aparat Hukum
Termasuk apel kehormatan dan renungan suci pada 17 Agustus dini hari yang berlangsung khidmat.
"Ya, semuanya alhamdulillah dimulai dari tadi malam renungan suci. Kemudian tadi pagi dan siang dan penurunan bendera sore hari ini, alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar, semuanya berjalan dengan baik, cuaca juga sangat mendukung," kata Jokowi usai upacara penurunan bendera di Istana Negara, IKN, Sabtu (17/8/2024).
Jokowi juga mensyukuri turunnya hujan di saat istirahat usai pengibadaran bendera pada siang hari menuju sore sebelum upacara penurunan bendera.
"Pas kita istirahat, hujan sehingga suasana sejuk, suasana tidak panas, suasana upacara menjadi sangat khidmat. Dan pada kesempatan yang baik ini sekali lagi kita mengucapkan dirgahayu hari ulang tahun kemerdekaan yang ke-79 untuk seluruh rakyat sebangsa dan setanah air," kata Jokowi.
Jokowi sekaligus memberikan penjelasan mengapa dalam upacara pengibaran bendera dan penurunan bendera, dirinya memakai pakaian adat. Jokowi ditanya mengapa tidak mengenakan jas pada sore hari, seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Ya karena sudah disiapkan dari Setneg saya tinggal make," kata Jokowi.
Berita Terkait
-
Hasto PDIP Putar Rekaman Suara Diduga Jokowi, Isinya Ancaman Lewat Pengarahan Aparat Hukum
-
Jokowi Bersyukur Upacara di IKN Berjalan Lancar: Suasana Sejuk, Tidak Panas
-
Prabowo Subianto Hadiri Upacara HUT RI ke-79 di IKN, Pakai Baju Adat Bangsawan Betawi
-
Momen Haru Ma'ruf Amin Saksikan Penurunan Bendera Pusaka di Tahun Terakhirnya Menjabat sebagai Wapres: Saya Pamit
-
Megawati dan SBY Absen Upacara HUT RI di IKN, Jokowi: Beliau-beliau kan Ada Kegiatan yang Sangat Penting
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen
-
Dua Tanker Diledakkan, Iran Kirim Ultimatum: Harga Minyak Akan Melonjak Brutal!
-
Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan