Suara.com - Nama pengacara Otto Hasibuan kembali menjadi perhatian setelah turut mendampingi terpidana kasus kopi sianida, Jessica Kumala Wongso usai bebas bersyarat dari Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu (18/8/2024).
Diketahui, Otto Hasibuan sempat mengungkapkan keinginan Jessica Wongso selepas keluar dari penjara.
Otto Hasibuan selaku kuasa hukum menyebut Jessica Wongso ingin menyantap sushi setelah keluar penjara.
"Kita ajak makan siang dulu, dia katanya mau makan sushi," terang Otto.
Nama Otto Hasibuan pun kembali menuai sorotan usai mendampingi terdakwa kasus kopi sianida tersebut.
Lantas siapa sosok Otto Hasibuan tersebut, berikut profilnya.
Otto Hasibuan lahir di Pematangsiantar Sumatera Utara 5 Mei 1955.
Ia merupakan anak dari ayah bermarga Hasibuan dengan ibu bermarga Boru Siahaan.
Otto Hasibuan merupakan anak bontot alias bungsu dari 10 bersaudara.
Baca Juga: Publik Terbelalak: Jessica Wongso Trending di X, Raut Wajah Glowing Jadi Sorotan usai Bebas
Otto menyelesaikan studinya di bidang hukum di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Ia kemudian mengambil gelar master dari Universitas Teknologi Sydney mempelajari soal perbandingan hukum.
Ia lalu meraih gelar doktor filsafat dari Universitas Gadjah Mada.
Tahun 1984 ia menikah dengan Norwati Damanik. Dari pernikahan itu ia dikaruniai tiga anak perempuan dan seorang lelaki.
Karier di bidang advokat sudah dimulai Otto Hasibuan selepas lulus dari UGM. Ia mendaftar sebagai anggota Persatuan Advokat Indonesia atau Peradin.
Ia kemudian sempat menjadi komisaris dan sekretaris Peradin.
Berita Terkait
-
Buron Pembunuhan AS Tertangkap Setelah 20 Tahun, Ternyata Menyamar Jadi Polisi di Meksiko
-
Dapat Bebas Bersyarat, Jessica Wongso Akan Ajukan PK
-
Baru Buka Suara Setelah 5 Tahun Jadi Korban KDRT Armor Toreador, Cut Intan Nabila: Saya Pikir Dia Bisa Berubah
-
Publik Terbelalak: Jessica Wongso Trending di X, Raut Wajah Glowing Jadi Sorotan usai Bebas
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless