Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kembali menyelenggarakan acara Penganugerahan Penghargaan Pelopor Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme di Indonesia - RAN PE AWARDS 2024, di Hotel Westin, Jakarta, Senin (19/8/2024).
RAN PE Awards 2024 dihadiri 500 undangan, yang terdiri dari perwakilan kementerian/lembaga, perwakilan pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat sipil, dan perwakilan Kedutaan Besar dan Mitra Pembangunan.
Kepala BNPT, Komjen Pol Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si. mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen seluruh pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, serta bertujuan untuk mendorong penguatan kolaborasi.
“Penghargaan ini ditujukan kepada kementerian/lembaga pemerintah dan aktor non pemerintah, yang memiliki inisiatif, komitmen, inovasi dan kreatifitas dalam mengembangkan serta melaksanakan program/kegiatan yang mendukung pelaksanaan RAN PE. Apresiasi juga disampaikan atas kemitraan dan dukungan negara-negara sahabat, mitra pembangunan, dan organisasi internasional dalam rangka mempercepat dan memperkuat implementasi RAN PE baik di pusat maupun daerah,” lanjutnya.
Wapres Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, yang menghadiri acara ini juga mengatakan bahwa berbagai keberhasilan upaya pencegahan dan penanggulangan tindak pidana terorisme dalam beberapa tahun terakhir, seperti “zero terrorist attack”, salah satunya merupakan hasil kontribusi dari pelaksanaan aksi-aksi RAN PE.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan Perpres RAN PE untuk mendukung upaya-upaya pencegahan yang perlu untuk terus dilakukan.
“RAN PE ini dapat dikatakan masih berada dalam periode pertamanya. Meskipun demikian, hasil yang dicapai sangat positif dan memberikan harapan besar bagi pencegahan dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan di Indonesia,” tuturnya.
Acara ini juga menghadirkan talkshow bertema “Kontribusi RAN PE dalam Mencapai Pembangunan Nasional”, yang membahas langkah-langkah strategis dalam mendorong Rancangan Peraturan Presiden tentang RAN PE fase selanjutnya, 2025-2029.
Adapun RAN PE AWARDS 2024 ini dibagi menjadi 6 kategori penerima penghargaan, yaitu:
Baca Juga: KKJ Indonesia Desak Polisi Usut Perusakan Mobil Jurnalis Bocor Alus Tempo Oleh Orang Tak Dikenal
1. Kategori Inisiator dan Berkomitmen dalam Pelaksanaan RAN PE,
2. Kategori Program Inovatif dan Berkelanjutan,
3. Kategori Inspiratif dan Berdampak Nyata,
4. Kategori Komitmen Gender Perspektif dalam RAN PE,
5. Kategori Inisiator Kolaborasi Multipihak,
6. Penghargaan kepada Mitra Pembangunan Pemerintah yang telah berkontribusi aktif dan memberikan dukungan dalam pelaksanaan RAN PE.
Tag
Berita Terkait
-
Korban Pemerkosaan Dipaksa Lahirkan Janin Tak Diinginkan: Negara Lepas Tangan
-
Kisah Pilu Cut Intan Nabila dan Jerat Kekerasan yang Tak Terlihat, Kenapa Korban KDRT Enggan Bersuara?
-
Sindiran Keras Rasulullah SAW untuk Suami yang KDRT Istri
-
9 Langkah Melindungi Diri Jika Alami KDRT, Belajar dari Kasus Cut Intan Nabila
-
10 Tanda Pelaku KDRT Tidak Akan Berubah, Seperti Armor Toreador Suami Cut Intan Nabila?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung