Suara.com - Resminya pembukaan seleksi CPNS atau Seleksi ASN hari ini, banyak calon pelamar yang kesulitan saat mencoba login ke platform SSCASN.
Pesan yang muncul ketika klik "Daftar" atau "Buat Akun" adalah This page isn’t working daftar-sscasn.bkn.go.id didn’t send any data dan ERR_EMPTY_RESPONSE.
Hal ini tentu menyebabkan ketidaknyamanan saat mengakses situs yang penting ini. Masalah ini umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti gangguan pada sistem internet, volume data atau tingginya kunjungan pada website atau masalah teknis pada server BKN selaku pengelola SSCASN.
Guna mengatasi kesalahan login di SSCASN, berikut beberapa langkah yang dapat Anda coba:
1. Hapus Cache dan Cookies
Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah menghapus cache pada browser atau melakukan setting ulang cookies. Hal ini karena cache dan cookies yang tersimpan di browser bisa mengganggu proses login. Hapus cache dan cookies di browser Anda, kemudian coba akses SSCASN kembali.
2. Tunggu Beberapa Saat
Jika masalah login masih terjadi meski sudah dilakukan beberapa upaya, mungkin ada gangguan pada server SSCASN. Dalam kasus ini, Anda dapat menunggu beberapa waktu hingga sistem kembali stabil atau memeriksa situs resmi BKN untuk update terbaru.
3. Koneksi Internet
Pastikan koneksi internet Anda stabil dan cukup cepat. Koneksi yang lambat bisa mempengaruhi akses ke situs SSCASN. Konseksi internet yang lambat bisa mengganggu akses SSCASN karena akses seleksi PNS memang sangat besar.
4. Cek Pengaturan Firewall
Kadang-kadang, pengaturan firewall di perangkat Anda dapat menghalangi akses ke situs SSCASN. Pastikan firewall Anda tidak memblokir akses ke situs tersebut.
5. Aktivitas Tinggi
Jika ada lonjakan jumlah pengunjung ke situs SSCASN, ini dapat menyebabkan masalah akses. Cobalah untuk login pada waktu yang berbeda untuk menghindari jam sibuk.
6. Hubungi CS BKN
Jika langkah-langkah di atas tidak menyelesaikan masalah, segera hubungi pihak SSCASN BKN. Anda bisa menghubungi mereka melalui nomor telepon 021-80882815 atau melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, dan TikTok di @BKNgoidsosial.
Berita Terkait
-
Cek Passing Grade CPNS 2024 Terbaru, Nilai Ambang Batas Lebih Tinggi?
-
Apakah PPPK Bisa Mendaftar CPNS dan Jadi PNS? Ini Aturan Terbarunya
-
Seleksi CPNS Sekjen DPR RI Tahun 2024, Simak Formasi Lengkapnya!
-
Apa Itu TWK, TIU, dan TKP? Ketahui Seluk Beluk Tes Seleksi CPNS 2024
-
Kabar Baik! Link SSCASN Pendaftaran CPNS 2024 Dibuka Sore Ini, Cek Formasi yang Tersedia dan Syarat Dokumen
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH