Suara.com - Sejumlah personel Brimob Polri tampak berjaga di sekitaran Ruang Rapat Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, atau tepatnya di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2024).
Baleg DPR RI bersama Pemerintah memang sedang menjadi sorotan lantaran menggelar rapat mendadak soal Revisi Undang-Undang Pilkada pasca adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, tampak sejumlah personel Brimob itu berisiaga di sudut-sudut luar ruangan rapat Baleg.
Para personel Brimob itu sudah terlihat sejak pukul 10.00 WIB. Mereka terlihat menenteng senjata api laras panjang dalam pengamanannya di sekitaran ruang rapat Baleg.
Situasi ini tampak tak biasa. Lantaran setiap rapat di Gedung DPR RI hanya dijaga oleh petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR RI.
Saat ditemui, salah satu personel Brimob menyampaikan, jika pihaknya hanya diminta diperbantukan mengamankan jalannya rapat Baleg mengenai RUU Pilkada.
"Kalau kita ini kan saya sudah lima tahun jaga di DPR sini, jadi ini hanya diperbantukan sekitaran sini saja," katanya.
"Iya membantu lah lancar supaya lancar. Kita hanya sebatas membantu saja otomatis di sini ada Pamdal," sambungnya.
Saat ditanya siapa yang meminta pengamanan lebih dari personel Brimob di ruang rapat Baleg DPR RI, ia enggan menjawabnnya.
Baca Juga: Acuhkan Putusan MK, Baleg DPR Buka Peluang Kaesang Tetap Maju Pilkada
"Ya pokonya dari membackup pamdal juga kan selalu koordinasi dengan kami," pungkasnya.
Untuk diketahui, Rapat Baleg DPR RI bersama Pemerintah membahas Revisi UU Pilkada ini menjadi sorotan. Hal itu menyusul dilakukan secara mendadak usai adanya putusan Mahkamah Konstitusi atau MK.
Berita Terkait
-
Tugas, Fungsi, dan Wewenang Badan Legislasi DPR RI: Jadi Sorotan Karena Ngebut Bahas Revisi UU Pilkada
-
Sukses Bikin MK Ubah Aturan Pilkada, Ini Alasan Hingga Perolehan Suara Partai Gelora Dan Buruh Di Jakarta
-
Acuhkan Putusan MK, Baleg DPR Buka Peluang Kaesang Tetap Maju Pilkada
-
Revisi UU Pilkada Menyeruak Usai Putusan MK, Mendagri Tito Buka Suara
-
Skenario Paling Mungkin Terjadi Di Pilkada Pasca Putusan MK Nomor 60: Peta Politik Berubah, KIM Terancam Bubar
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran