Suara.com - Eugenio Ernesto Hernandez-Garnier dan Yusleydis Blanca Loyola dikeluarkan dari pesawat di Bandara Miami, setelah terjadi keributan di penerbangan American Airlines yang menuju Las Vegas. Menurut laporan media setempat, pasangan tersebut menghadapi situasi yang mengganggu penumpang lain dan staf pesawat.
Khawatir tentang kondisi kepala Hernandez-Garnier usai melakukan transplantasi rambut dan potensi kontaminasi dari cairan tubuhnya, staf pesawat mencoba mengatasi situasi. Hernandez-Garnier, yang dilaporkan memiliki luka di kepalanya, mengaku tidak memiliki perban baru untuk membersihkan lukanya.
Pasangan tersebut menolak untuk pergi dengan laporan penangkapan, dan Loyola mengancam bahwa jika mereka tidak bisa terbang, maka tidak ada orang lain yang bisa.
Polisi dipanggil untuk menangani situasi dan memperingatkan pasangan tersebut bahwa mereka akan ditangkap jika tidak mematuhi perintah.
Loyola kemudian mulai menyiarkan langsung kejadian tersebut di TikTok, yang menambah ketegangan di pesawat. Akhirnya, pasangan tersebut diborgol dan dikeluarkan dari pesawat, dan beberapa penumpang juga harus turun dari pesawat karena keributan tersebut.
Pasangan ini menghadapi tuduhan masuk tanpa izin dan melawan penangkapan. Kejadian ini mengganggu jadwal penerbangan dan menambah daftar insiden yang melibatkan penumpang di penerbangan.
Transplantasi rambut, yang menjadi latar belakang situasi ini, umumnya melibatkan pemindahan folikel dari bagian belakang kepala dan penanaman kembali di area yang membutuhkan dengan teknik bedah yang tepat.
Berita Terkait
-
Beda Nasib Klub Ronaldo dan Lionel Messi: Al Nassr Keok, Inter Miami Menang Tipis
-
Untuk Hasil Maksimal, Ini Pentingnya Jalani Perawatan Lanjutan Usai Lakukan Transplantasi Rambut
-
Maarten Paes Dipastikan Batal Satu Tim dengan Lionel Messi, Inter Miami Buka Suara
-
Desta Rela Bayar Ratusan Juta, Sebenarnya Bagaimana Hukum Transplantasi Rambut dalam Islam?
-
Ini Alasan Desta Rela Rogoh Rp120 Juta untuk Transplantasi Rambut dan Jenggot
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil
-
Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional
-
Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM
-
Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga