Suara.com - Kehadiran sejumlah artis yang ikut demonstrasi menolak pengesahan RUU Pilkada di depan Gedung DPR, Jakarta pada Kamis (22/8/2024) kemarin kekinian menjadi menjadi sorotan publik. Mulai dari Reza Rahadian, Andovi Da Lopez, hingga sejumlah komika Bintang Emon dkk turut berbaur dengan ribuan pendemo di depan DPR RI.
Melihat fenomea tersebut, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai kalau para artis yang ikut turun ke jalan sebenarnya terdorong atas sikap idealisme.
"Dia berjuang atas nama idealisme, jadi semua kepentingan politik yang tidak pro rakyat, kebijakan-kebijakan yang merugikan demokrasi. Artis-artis yang punya idealisme, artis yang tidak partisan ke calon, biasanya selalu tampil ke permukaan, bagi mereka ini nothing to lose," kata Adi kepada Suara.com, dihubungi Jumat (23/8/2024).
Keterlibatan publik figur dalam kegiatan demonstrasi sebenarnya juga bukan hal yang baru terjadi.
Menurut Adi, artis yang lakukan aksi unjuk rasa biasanya memang tidak terafiliasi dengan partai politik apa pun maupun politisi mana pun.
Adi menyebut, para selebriti itu sebagai kelompok non partisan.
"Karena yang diperjuangkan adalah nilai-nilai demokrasi, bukan memperjuangkan orang," katanya.
Itu sebabnya, artis besar lain seperti Raffi Ahmad dan istrinya Nagita Slavina yang pada masa Pilpres 2024 cukup sering membicarakan politik, tapi tak terlihat dalam keramaian demonstrasi pada Kami kemarin.
Sebab, diketahui bahwa suami Nagita Slavina itu pendukung Prabowo-Gibran. Bahkan juga punya kedekatan khusus dengan Gibran Rakabuming karena beberapa kali bertemu pasca Pilpres.
Baca Juga: Yang Tersisa usai Demo Tolak RUU Pilkada di DPR Kemarin: Volume Sampah Capai 17,4 Ton
"Tidak mengherankan kemarin itu waktu demo banyak yang bertanya, 'ke mana itu orang-orang seperti Raffi Ahmad yang terkesan peduli dengan urusan politik negara ini,' bahkan aktif mengampanyekan calon tertentu. Tapi diisu ini cukup sensitif, jadi mereka tidak ada," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Yang Tersisa usai Demo Tolak RUU Pilkada di DPR Kemarin: Volume Sampah Capai 17,4 Ton
-
Polisi Diduga Minta Uang Tebusan Rp3 Juta buat Bebaskan Pendemo Tolak RUU Pilkada, YLBHI: Gila!
-
YLBHI Sebut Ratusan Pendemo Tolak RUU Pilkada di DPR Ditahan Polisi, Termasuk Anak-anak
-
Kala Pesohor jadi Orator: Pekik 'Lawan' Bintang Emon di DPR, Reza Rahadian Sentil 'Negara Bukan Milik Keluarga Tertentu'
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Prabowo Dipastikan Hadiri May Day 2026 di Monas, Bakal Orasi di Depan Ratusan Ribu Buruh
-
Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Andi Gani: Kehormatan Besar Bagi Gerakan Buruh Indonesia
-
Polresta Yogyakarta: Ketua Yayasan Little Aresha Instruksikan Pengasuh Ikat Anak Titipan
-
Terkuak! Anak Daycare Little Aresha Diikat Seharian, Dilepas Saat Mandi dan Difoto untuk Orang Tua
-
Harga Gabah Melonjak, Produsen Beras Terhimpit HET dan Bayang-Bayang Satgas Pangan
-
Misteri Dua ART Lompat dari Kos Benhil, Polisi Periksa 9 Saksi
-
KUHAP Baru Disorot: Dinilai Buka Celah Kriminalisasi hingga Perkuat Impunitas Aparat
-
Rocky Gerung Tertawa Sambil Pegang Lengan Prabowo Saat Pelantikan, Akrab dengan Seskab Teddy
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Ironi Reformasi Polri: Saat Polisi Masih Jadi Pelaku Utama Kekerasan terhadap Jurnalis