Suara.com - Beredar di media sosial X cuplikan video memperlihatkan obrolan yang membahas nama lahir Presiden Jokowi. Bambang Widjojanto dalam video tersebut mengungkap bahwa nama pertama yang disandang oleh Presiden Joko Widodo adalah Mulyono. Melihat anaknya sakit-sakitan, orang tua Presiden Jokowi lantas mengganti nama anaknya dari Mulyono, menjadi Joko Widodo, dengan harapan bisa tumbuh menjadi orang yang sehat.
Media sosial X pada Jumat (23/8) juga ramai dengan pembahasan soal 'Mulyono'. Banyak warganet yang membicarakan nama itu sebagai nama lahir Presiden Jokowi. Mulyono ada di peringkat 5 dari daftar topik yang paling banyak diperbincangkan di X hari itu.
Muncul juga sebuah foto Presiden Jokowi dengan nama Mulyono bin Widjiatno Notomihardjo.
Lantas benarkah klaim tersebut?
Penelusuran fakta yang dilakukan oleh Suara.com menemukan beberapa sumber tepercaya yang membahas ini beberapa tahun lalu tepatnya pada Januari 2017. Presiden Jokowi pun ternyata sudah pernah menjelaskan sendiri mengenai nama lahirnya.
Seperti dilansir Merdeka.com, dalam sebuah wawancara dengan Presiden Jokowi, jurnalis Retno Pinasti mengorek fakta bahwa benar nama lahir Presiden Jokowi diubah oleh orang tuanya. Dalam tayangan Youtube Liputan6 pada 17 September 2023 itu terungkap bahwa Mulyono memang benar nama lahir Presiden Joko Widodo.
Sumber lain, seperti dikutip dari artikel Detik.com beberapa tahun lalu, juga menyebutkan bahwa ketika lahir Presiden Jokowi diberi nama Mulyono. Hal itu didasarkan pada keterangan dari Mukiyem yang merupakan pengasuh Presiden Jokowi saat kecil. Melihat anaknya yang bernama Mulyono sering sakit-sakitan, orang tua Presiden Jokowi lantas mengganti nama Mulyono menjadi Joko Widodo.
Mengutip Tempo, Presiden Jokowi yang lahir di Rumah Sakit Brayat Minulya, Solo, Jawa Tengah pada tahun 1961 membenarkan Mulyono merupakan nama lahirnya. Setelah namanya diubah menjadi Joko Widodo, ia mengaku menjadi sehat dan tidak sakit-sakitan lagi. "Boleh tidak percaya, saya kemudian tumbuh sehat. Itu misteri," ujarnya.
"Betul waktu kecil, lahir saya diberi nama Mulyono, dan sakit-sakitan. Ini ceritanya almarhumah ibu saya, karena sakit-sakitan diganti jadi Joko Widodo," ucap Jokowi seperti dikutip dari Liputan6. Keterangan Jokowi saat itu juga sudah tayang dalam video wawancara eksklusif pada akun Youtube Liputan6.
Baca Juga: Jokowi Tanggapi Aksi Demo Tolak RUU Pilkada: Itu Baik, Sangat Baik
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta Suara.com, dapat disimpulkan bahwa benar Mulyono adalah nama lahir Presiden Jokowi.
Berita Terkait
-
Demo Berbaju Satir: Saat Kekuasaan Dianggap Lebih Bahaya dari Sabu
-
Intip saat Jokowi Membuka Kongres ke-6 PAN di Jakarta
-
Jilat Ludah Sendiri, Kaesang Pernah Kritik Anak yang Minta Proyek ke Orangtua Pejabat
-
Cek Fakta: Jokowi Langsung Pucat! Pilih Bogor, Prabowo Tunda Pindah ke IKN
-
Kocak, Gilang Bhaskara jadi Sasaran Salah Tweet ke Anak Jokowi: Lengah Dikit Diadopsi
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis
-
Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!
-
Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
-
Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia
-
Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu