Suara.com - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarap dan istrinya Erina Gudono, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, mereka diduga melakukan perjalanan ke Amerika Serikat menggunakan jet pribadi berjenis Gulfstream yang harga sewanya ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Perjalanan keduanya semakin disorot karena dilakukan di tengah gelombang aksi unjuk rasa di berbagai daerah yang menolak revisi Undang-Undang Pilkada. Regulasi itu erat kaitannya dengan upaya memajukan Kaesang sebagai calon kepala daerah.
Berdasarkan informasi yang diterima dari sumber Suara.com, pesawat tersebut masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Halim Peradanakusuma Jakarta, setelah berangkat dari Singapura.
"Ketika masuk dari Seletar, hanya membawa satu penumpang tunggal," kata sumber Suara.com, Sabtu (24/8/2024).
Disebutnya, pesawat tersebut medapat FA atau flight attendant dengan rute Bandara Internasional Halim Peradanakusuma menuju Bandara Nagoya, Jepang. Ketika berangkat pesawat berisi delapan orang.
"Dari delapan orang tersebut empat sebagai penumpang, yaitu penumpang yang dari Singapura, plus tiga penumpang baru dari Indonesia. Diduga Kaesang & Erina adalah dua dari tiga penumpang baru tersebut," lanjut sumber tersebut.
Diketahui pula, Kaesang Pangarep mendampingi Erina Gudono yang akan memulai orientasi program S-2 Master of Science di Fakultas Social Policy and Practice (SP2) di University of Pennsylvania (UPenn). Lewat Instagram, menantu Presiden Jokowi itu membagikan sejumlah aktivitasnya sebelum dan sesudah sampai di Negeri Paman Sam.
Dalam salah satu unggahan Instagram Story yang sudah dihapus, terlihat Erina Gudono memotret pemandangan awan dari jendela pesawat. "USA here we go," tulisnya melengkapi foto.
Namun bentuk jendela pesawat yang mereka naiki rupanya memicu perbincangan penguna X/Twitter. Pasalnya dari bentuk jendela yang bulat diduga bukan pesawat komersial, melainkan jet pribadi.
Baca Juga: Dituduh Bohong, Ini Alasan Erina Gudono Batal Kuliah di Columbia University
Berita Terkait
-
Dituding Bau Badan, Erina Gudono Bisa Belajar dari David Beckham
-
Dituduh Bohong, Ini Alasan Erina Gudono Batal Kuliah di Columbia University
-
Gerindra Tutup Peluang Kaesang Maju di Pilkada Jawa Tengah, Ahmad Luthfi Ungkap Ada Masalah Politik
-
Jilat Ludah Sendiri, Kaesang Pernah Kritik Anak yang Minta Proyek ke Orangtua Pejabat
-
Kaesang Dulu Olok Lesti Lewat Meme, Kini Bau Ketek Erina Gudono Dianggap Rizky Billar sebagai Karma
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Jelang Reshuffle, 6 Tokoh Datangi Istana: Dudung, Qodari hingga Jumhur Siap Dilantik?
-
Hadir Sejak Siang, Ini Daftar 6 Pejabat yang Bakal Dilantik Prabowo Sore Ini
-
Bongkar Kasus Korupsi Kakap, Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Inspirasi Tokoh Muda Jambi
-
KPK Panggil Staf Ahli Menhub Dudy Purwagandhi di Kasus DJKA
-
Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi
-
Pengamat Ingatkan Risiko Selat Malaka Jadi Arena Konflik, ASEAN Diminta Bertindak Cepat
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Merah Putih: Hasan Nasbi hingga Kadir Karding Bakal Dilantik Sore Ini?
-
Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat
-
Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing
-
Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda