Suara.com - Pada tanggal 29 Juli 2024, sebuah video yang diunggah di channel YouTube bernama Aktual Info menyebarluaskan informasi mengejutkan mengenai Iptu Rudiana, Kapolsek Kapetakan.
Unggahan video tersebut disertai dengan klaim bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah secara resmi mencopot Iptu Rudiana dari jabatannya. Klaim tersebut menyebutkan bahwa pencopotan tersebut berkaitan dengan tuduhan bahwa Rudiana telah merekayasa kasus Vina Cirebon.
Namun, setelah dilakukan penelusuran mendalam, kebenaran dari klaim tersebut terungkap. Mengutip turnbackhoax, informasi mengenai pencopotan Iptu Rudiana adalah hoax.
Pihak Humas Polda Jabar juga memberikan klarifikasi melalui media sosial Instagram, menegaskan bahwa berita tersebut tidak benar dan merupakan bentuk konten yang dimanipulasi.
Menanggapi isu yang beredar, Iptu Rudiana sendiri memberikan klarifikasi langsung dengan menghadiri upacara pada 17 Agustus 2024.
Kehadirannya dalam acara tersebut secara tegas membantah kabar yang menyebutkan bahwa ia telah dicopot dari jabatannya.
Momen ini sekaligus menunjukkan bahwa Rudiana tetap menjabat sebagai Kapolsek Kapetakan.
Dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan platform online.
Penting untuk memverifikasi kebenaran berita sebelum mempercayai atau menyebarkannya, guna menghindari penyebaran informasi yang menyesatkan.
Baca Juga: Muktamar PKB di Bali Didemo Massa Penyusup, Wasekjen Minta Jenderal Listyo Turun Tangan: Bubarkan!
Berita Terkait
-
Muktamar PKB di Bali Didemo Massa Penyusup, Wasekjen Minta Jenderal Listyo Turun Tangan: Bubarkan!
-
Cek Fakta: Kapolri Listyo Sigit Prabowo Terseret Ambisi Bahlil untuk Kuasai Golkar, Benarkah?
-
Megawati Blak-blakan Ingin Bertemu Kapolri, Malah Disebut Mau Intimidasi
-
Geram Dituding Mau Intimidasi Kapolri, Megawati Blak-blakan Bilang Ini
-
Kasus Vina Cirebon, Susno Duadji Merasa Kasihan Teman Perwiranya Dibully
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka
-
Kemenkes Kerahkan 513 Nakes ke Wilayah Paling Terisolir di Aceh
-
KPK Endus Perintah Petinggi Maktour Travel untuk Hancurkan Barang Bukti Kasus Haji
-
Pejabat OJK-BEI Mundur Saja Tak Cukup, Ketua Banggar DPR Desak Rombak Aturan 'Free Float'
-
Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, KPK Telusuri Komunikasi Ridwan Kamil dan Aliran Dana Miliaran
-
Gus Yahya Buka Suara: Tambang Jadi Biang Kerok Kisruh di Tubuh PBNU?