Suara.com - Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle telah berada di Amerika Serikat selama lebih dari empat tahun, tetapi tampaknya Duke of Sussex masih berjuang untuk menjadikan Amerika sebagai rumah barunya. Ia dikatakan telah berubah menjadi "anak yang pemarah" di Amerika dan sangat merindukan Inggris Raya, kata teman-temannya.
Bagi Pangeran Harry, yang akan berusia 40 tahun pada tanggal 15 September, segala sesuatunya belum berjalan sesuai keinginannya, kata teman dekatnya, yang mengklaim bahwa ia adalah salah satu dari sedikit orang yang masih menerima "pesan WhatsApp aneh" darinya, The Sunday Times melaporkan.
"Ia anak yang pemarah. Segala sesuatunya belum berjalan sesuai keinginannya. Saya pikir ia sangat merindukan berada di sini (di Inggris) dan ingin lebih dikagumi. Siapa pun yang mengenalnya merasa ia lebih suka menjadi pusat perhatian di sini dengan semua orang yang mencintainya, seperti yang mereka lakukan dengan (Price) William dan Kate," salah satu teman lama Harry mengatakan kepada publikasi tersebut.
Lingkaran pertemanan Harry dan Meghan mulai menyusut dengan cepat setelah mereka pindah ke AS dalam upaya untuk memulai hidup baru.
Sejak saat itu, keduanya telah menjadi bagian dari beberapa proyek, termasuk dokumenter enam bagian mereka untuk Netflix, wawancara mengejutkan dengan Oprah Winfrey, serta memoar Harry berjudul Spare.
Setelah meninggalkan Inggris, mereka hanya kembali beberapa kali.
Teman dekat Harry lainnya mengatakan kepada media berita itu bahwa banyak yang masih belum bisa memaafkannya atas keputusannya untuk menayangkan cucian keluarga.
"Saya tidak percaya dia akan merendahkan diri seperti itu. Itu sangat tidak setia. Oprah, Netflix, lalu buku? Tiga kali saja dan Anda akan keluar," kata orang itu.
Seorang teman Harry dan Meghan mengatakan pasangan itu bisa saja meninggalkan Keluarga Kerajaan dengan "martabat dan kesopanan dan tidak merusak institusi."
Baca Juga: Survei Terbaru Pilpres Amerika Serikat, Kamala Harris vs Donald Trump Sama-sama Unggul, Tapi...
"Kesimpulannya adalah mereka telah menghasilkan uang dengan merusak keluarganya," kata orang itu.
Lebih banyak orang yang dekat dengannya mengklaim bahwa dia berada di persimpangan jalan. "Yang dia lakukan hanyalah menghabiskan waktu untuk melihat ke belakang. Kalau saja dia bisa memutar lehernya dan melihat ke depan," kata salah satu mantan penasihatnya.
Dalam serial Netflix yang dirilis pada Desember 2022, pria berusia 39 tahun itu berbicara secara rinci tentang kepindahannya ke California bersama keluarganya. "Kami berada di tempat yang seharusnya," katanya tetapi menambahkan bahwa dia merindukan Inggris.
Seseorang, yang telah mengenalnya sejak remaja, mengatakan bahwa Harry berakhir terisolasi dari keluarganya dan sebagian besar teman lamanya dan saat ini berada dalam lingkungan di mana persahabatan Anda tidak seperti yang Anda jalin saat masih muda.
Berita Terkait
-
Dukung Usulan Gencatan Senjata dari Presiden Amerika Serikat, Hamas: Demi Kemaslahatan Rakyat Kami
-
Alasan Ingin Akhiri Konflik di Ukraina, Robert F Kennedy Mundur dan Dukung Donald Trump
-
Ini Cara Demokrat Ambil Hati Masyarakat di Pilpres AS
-
Sejarah Amerika Serikat Memerangi Bau Badan dan Propaganda Deodoran
-
Survei Terbaru Pilpres Amerika Serikat, Kamala Harris vs Donald Trump Sama-sama Unggul, Tapi...
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB