Suara.com - Program makan bergizi gratis yang menjadi andalan Prabowo-Gibran saat Pilpres 2024 sedang dipersiapkan oleh pemerintah dan dianggap bisa mengentaskan masalah kemiskinan ekstrem di sejumlah daerah di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Staf khusus Presiden Bidang Ekonomi Aris Budimanta dalam dialog Sosialisasi Capaian Penanganan Kemiskinan Ekstrem di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (26/8/2024).
Aris menyampaikan bahwa program makan bergizi gratis memang sudah dimasukan dalam nota keuangan dan rancangan rencana kerja pemerintah untuk 2025.
"Tentu kami berharap bahwa program (makan bergizi gratis) ini dapat membangun manusia Indonesia, terutama mereka yang masih berada dalam usia sekolah menjadi lebih sehat karena gizinya tercukupi," kata Aris.
Menurut Aris, pemberian makan bergizi gratis itu juga bisa membantu masyarakat miskin dalam mengurangi beban pengeluaran pangan. Selain itu, diharapkan juga bisa mengubah status gizi anak-anak dan ibu hamil yang tergolong dalam keluarga miskin ekstrem.
Aris menyampaikan bahwa salah satu cara untuk keluar dari masalah kemiskinan, anak-anak dalam keluarga tersebut harus memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi dibandingkan orang tuanya. Dengan diberi bantuan makan bergizi gratis, diharapkan anak-anak itu bisa lebih fokus belajar.
"Dengan gizi yang baik maka kami harapkan mereka dapat belajar yang baik dan menyelesaikan pendidikan juga dengan baik sampai dengan tingkat yang tinggi. Jadi bukan hanya sekadar sekolah dasar, sekolah menengah, bila perlu sampai dengan perguruan tinggi," harapnya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa angka kemiskinan ekstrem secara nasional, jumlahnya 0,83 persen pada Maret 2024. Pulau Papua menjadi daerah dengan provinsi terbanyak yang presentase kemiskinan ekstrem paling tinggi, empat di antaranya masih di atas lima persen.
Papua Pegunungan jadi provinsi dengan angka kemiskinan ekstrem paling banyak dengan jumlah 7,14 persen.
Hanya provinsi Papua Barat dan Papua Selatan yang presentase angka kemiskinannya di bawah 5 persen, dengan masing-masing 4,73 persen dan 4,34 persen.
Baca Juga: Kantor Desa Mirip Istana Garuda IKN Ada di Pulau Apa? Cek Lokasinya di Google Maps Yuk!
Berita Terkait
-
Kantor Desa Mirip Istana Garuda IKN Ada di Pulau Apa? Cek Lokasinya di Google Maps Yuk!
-
#KawalPutusanMK Bergema di Aksi Kamisan, Orator Tunjuk Gedung Istana: Akar Kejahatan DPR dan Partai!
-
Ada Demo Kawal Putusan MK Hari Ini, Ribuan Aparat Gabungan Disebar hingga ke Istana Negara
-
Masinton PDIP Sebut Revisi UU Pilkada Dibahas Kilat Maunya Istana, Biar Jalan Anak Presiden Mulus?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
MBG Disebut Langgar HAM, Natalius Pigai Tuding Komnas HAM Tak Paham Aturan
-
Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
-
'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M
-
Legislator Gerindra 'Semprot' Komnas HAM: Sebut MBG Langgar HAM Itu Keliru!
-
Evaluasi Haji 2026 di Hambalang: Prabowo Minta Fasilitas Hotel Ditata, Ongkos Dipangkas
-
Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
-
Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW