Suara.com - Seorang penggemar lotere dari Darwen, Lancashire, telah mengungkapkan keberuntungannya yang mencengangkan, menang bukan hanya sekali, tetapi dua kali, hanya dalam waktu tiga minggu. Menurut Bristol Live, Neil dan pasangannya Hayley, yang baru saja pindah ke rumah baru, mengaitkan keberhasilan mereka dengan teknik sederhana namun efektif yang tersedia bagi siapa saja di Inggris.
Keberuntungan pasangan itu berubah hanya tiga bulan setelah mereka bergabung dengan People's Postcode Lottery. Menjelaskan kemenangan itu, Neil, yang adalah seorang teknisi listrik, menyatakan: "Kami baru saja membeli rumah tiga bulan lalu. Saya mendapat hadiah 10 pound pada bulan pertama dan sekarang 30.000 pound (Rp 33.179.980)."
Rekor kemenangan mereka berlanjut ketika kode pos mereka kembali menang hanya tiga minggu kemudian, menghasilkan rejeki nomplok, meskipun jumlahnya lebih kecil dari hadiah awal mereka. Pasangan itu percaya ada alasan sederhana di balik keberuntungan mereka, yang dapat dicoba oleh siapa saja.
Nick mengatakan kepada BirminghamLive: "Kami mulai bermain segera setelah kami pindah."
Didorong oleh keberhasilan mereka, Neil dan Hayley mengajak tetangga mereka untuk ikut undian, yang menghasilkan hasil yang luar biasa. Sebanyak 18 warga dari daerah tersebut berpartisipasi, dan total hadiah yang mereka peroleh mencapai £540.000 (sekitar 9,3 miliar rupiah). Masyarakat sangat gembira, dengan semua pemenang berbagi kegembiraan dan keseruan atas rejeki nomplok yang mengubah hidup mereka.
Emma, tetangga Neil berkata, “Sungguh menakjubkan memenangkan undian bersama tetangga. Kami semua saling berbincang dan itu membuat jalan menjadi lebih ramai. Banyak dari kami berencana untuk pergi berlibur dengan uang hasil undian ini.''
Sementara itu, Mark, tetangga lainnya, berkata bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk membuat tato baru: ''Saya mungkin akan membuat tato Sonic kali ini. Anak laki-laki saya sangat menyukainya. Kalau tidak salah, saya mungkin juga akan membuat logo lotere di sana. Saya akan memberi tahu seniman tato apa yang saya inginkan dan ia akan melakukannya dengan baik.''
Berita Terkait
-
Berlangsung Meriah, Ini Daftar Pemenang Program WINCheez Berbagi Kebaikan
-
Rezeki Anak Solehah! Bocah 5 Tahun di Malaysia Menangkan Undian Mobil
-
Cek Fakta: Hati-hati Penipuan Ajakan Daftar Undian BRI Festival bagi Pengguna BRImo
-
Belanja Bahan Bangunan: Manfaatkan Promo Hingga Undian Berhadiah
-
Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Media Vietnam: Tantangan Sekaligus Peluang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan