Suara.com - Satu unit (kamar) nomor 623 yang berada di lantai 6 Tower Kuning Apartemen Sentra Timur, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, hangus terbakar pada Rabu (28/8/2024) pagi sekitar pukul 06.11 WIB.
Kobaran api dan asap tebal terlihat membumbung tinggi ke udara. Bahkan, sempat terdengar suara ledakan sehingga menyebabkan sebagian tembok bangunan dan kaca di unit tersebut hancur.
Para penghuni apartemen yang mengetahui peristiwa kebakaran itu pun panik dan berhamburan keluar apartemen untuk menyelamatkan diri menggunakan tangga darurat.
Seorang orang penghuni apartemen berinisial NC mengalami luka bakar dan dilarikan ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi.
"Menurut informasi ada satu orang luka bakar, namun setelah kami tiba di lokasi korban tersebut telah dilarikan ke rumah sakit," kata perwira piket Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Sunaryo di lokasi kebakaran.
Dia mengatakan, pihaknya mengerahkan 12 unit mobil pemadam dengan 60 personel untuk memadamkan api yang menghanguskan satu unit kamar apartemen tersebut. Petugas berjibaku untuk memadamkan si jago merah agar tidak merambat ke unit apartemen lainnya.
Kendala yang dihadapi, kata dia, banyaknya mobil yang terparkir di halaman apartemen sehingga petugas tidak bisa mengatasi kebakaran itu dengan mobil "water canon".
"Target pertama kami menggunakan 'water canon', namun karena bagian manajemen gedung tidak bisa dihubungi, maka kami berusaha melakukan pemadaman menggunakan jaringan selang melalui tangga gedung," ujarnya.
Pengelola gedung sudah berupaya melakukan pemadaman dengan hidran yang ada, namun aliran air tidak maksimal.
Penyebab kebakaran itu diduga karena kebocoran gas dari unit apartemen tersebut
Baca Juga: Area Kebakaran di Lantai 4F dalam Proses Renovasi, RSPP Pastikan Tak Ada Korban
"Pemilik unit mau memanaskan nasi pagi ini lalu terjadi ledakan dan terjadi penyalaan," ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp120 juta. (Antara)
Berita Terkait
-
Area Kebakaran di Lantai 4F dalam Proses Renovasi, RSPP Pastikan Tak Ada Korban
-
Pastikan Semua Pasiennya Aman Saat Terjadi Kebakaran, Ini Penjelasan Lengkap RSPP
-
Panik! Detik-detik Menegangkan Pasien Dievakuasi saat Rumah Sakit Pertamina Jakarta Terbakar
-
BREAKING NEWS: RSPP Jakarta Kebakaran, Belasan Mobil Damkar Meluncur ke Lokasi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus