Suara.com - Usai terjegal tidak bisa maju dalam Pilkada Jakarta, Anies Baswedan bakal fokus mendirikan partai politik baru. Juru bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid mengatakan, salah latar belakang pembentukan partai yakni berakarar dari aspirasi masyarakat, khususnya para pendukung.
"Tentunya serius (bikin partai baru). Dasar pembentukan partai adalah menjadi bagian dari kontribusi anak bangsa terhadap negeri. Jadi tidak ada kekecewaan,” kata Sahrin, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (1/9/2024).
Namun, Sahrin menegaskan, pembentukan partai ini bukan berangkat dari kekecewaan Anies usai terjegal dalam Pilkada Jakarta.
"Membangun partai adalah mengokohkan pelembagaan demokrasi. Oleh sebab itu tentu mengerjakannya adalah bentuk keseriusan. Namun ini semua masih dalam pertimbangan," jelas Sahrin.
Dia menambahkan, usulan Anies untuk membentuk partai politik murni usulan dari berbagai pihak yang menginginkan Anies membentuk partai baru ketimbang bergabung dengan Parpol yang sudah ada.
"Aspirasi masyarakat begitu banyak untuk membentuk wadah perjuangan," ucapnya.
Sahrin tidak menampik jika partai yang sedang dibesut Anies ini juga dipersiapkan untuk Pemilu mendatang.
"Di Indonesia kontestasi pemilu salah satu jalannya adalah partai pemilu," katanya menambahkan.
Anies Baswedan, sebelumnya merilis sebuah video di kanal YouTube yang tentang proses mengikuti kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Baca Juga: Pujian Rano Karno Ke Anies: Beliau Gubernur Yang Bikin Jakarta Jadi Tempat Nyaman
Video yang diunggah di akun pribadinya, Anies memberikan sinyal kuat untuk membentuk partai politik baru. Pembentukan partai baru tersebut sebagai bentuk perlawanannya ketika dirinya ditekel saat akan mencalonkan diri sebagai kepala daerah.
“Bila untuk mengumpulkan semua semangat perubahan yang makin hari terasa besar dan itu menjadi sebuah kekuatan, diperlukan menjadi gerakan. Maka membangun ormas atau membangun partai baru, mungkin itu jalan yang akan kami tempuh," kata Anies dalam kanal YouTube.
Anies juga memberikan tanda bahwa wacana untuk membentuk partai politik baru ini akan diwujudkan dalam waktu dekat.
Ia menyebutkan, partai yang akan dibentuknya adalah gerakan politik yang mengedepankan kebijakan dan gagasan.
“Semoga tidak lama lagi kita bisa mewujudkan langkah-langkah kongkrit untuk bisa mewadahi gerakan yang sekarang ini, makin hari makin membesar,” jelas Anies.
Berita Terkait
-
Pujian Rano Karno Ke Anies: Beliau Gubernur Yang Bikin Jakarta Jadi Tempat Nyaman
-
Gagal Maju Pilkada, Anies Tetap Jadi Magnet Di CFD, Ramai Dikerubuti Warga Minta Foto
-
Anies Tuding Parpol Tersandera Kekuasaan, Istana Klaim Tak Ikut Campur Urusan Partai
-
Elektabilitas Anies Terancam Anjlok usai Tak Maju Pilkada, Perlu Gabung Partai Politik?
-
Partai Perubahan Indonesia Trending di X, Ternyata Pernah Dikaitkan dengan Anies Usai Pilpres
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru