Suara.com - Pawang Sirkus Rusia Sergei Prichinich berhasil lolos dari kematian ketika seekor beruang cokelat betina bernama Donut, yang beratnya lebih dari 490 pon, tiba-tiba menyerangnya.
Penonton yang ketakutan, yang dipenuhi orang tua dan anak-anak, menyaksikan dengan ketakutan ketika beruang itu, yang sedang mengendarai hoverboard sebagai bagian dari aksinya, dengan kejam menyerang Prichinich, menjepitnya ke tanah selama sekitar setengah menit, New York Post melaporkan.
Sementara itu, ia berusaha keras untuk membela diri, memegang palang di antara rahang beruang dan tubuhnya. Tepat ketika situasinya tampak mengerikan, seorang pekerja di luar kandang turun tangan, menusuk beruang itu dan mengalihkan perhatiannya cukup lama hingga Prichinich bisa melepaskan diri. Beruang itu mundur, memberi Prichinich kesempatan lolos dari cobaan yang mengerikan itu.
Nikita Mikhailov, direktur Sirkus Moretti, mengonfirmasi bahwa pertunjukan dilanjutkan tanpa insiden lebih lanjut setelah episode yang mengerikan itu. Menjelang akhir pertunjukan, beruang itu membentak Sergei dan bergulat dengannya. "Pertunjukan mereka berlanjut,'' katanya.
Ia mencatat bahwa sang penjinak ''menunggu beruang itu tenang, bangkit, melanjutkan rutinitasnya bersamanya, mengakhirinya dengan ciuman, dan selesai.''
Ia juga memuji Prichinich atas pemikirannya yang cepat dan penanganan profesionalnya terhadap situasi tersebut. ''Ini adalah hewan, dan mereka dapat berperilaku berbeda, mereka mungkin tidak menyukai sesuatu, tetapi mereka dapat mengekspresikan emosi mereka dengan cara ini. Setiap pelatih memahami hal ini,'' imbuh Mikhailov.
Sementara semua orang merasa lega bahwa sang pelatih lolos tanpa cedera, aktivis hak-hak binatang Rusia Yuri Koretskikh kembali menyerukan larangan total terhadap pertunjukan binatang hidup, dengan mengutip risiko dan bahaya yang melekat pada manusia dan hewan dalam pertunjukan semacam itu.
''Sementara seni sirkus dunia modern bergerak cepat menuju kemanusiaan, melarang penggunaan binatang dalam sirkus, lobi sirkus Rusia secara aktif menolak kemajuan, membela kepentingan komersialnya,” kata Koretskikh.
Di Rusia, hak asasi hewan telah menjadi masalah yang mendesak, yang mendorong Presiden Vladimir Putin untuk menandatangani undang-undang yang melarang kekejaman terhadap hewan pada tahun 2018. Meskipun undang-undang tersebut tidak membahas pertunjukan hewan, para aktivis terus berfokus pada masalah ini. Tahun lalu, Duma Rusia mengusulkan undang-undang untuk melarang penggunaan hewan di sirkus di seluruh negeri. RUU tersebut akan diajukan ke majelis rendah pada bulan Oktober.
Berita Terkait
-
Serangan Rudal Balistik Rusia Tewaskan 41 Orang di Ukraina, Zelenskyy Langsung Lakukan Ini
-
Jadi Buruan Internasional! Prancis Incar Nikolai Durov, Kakak Pendiri Telegram
-
Polandia Siap Tembak Jatuh Rudal Rusia di Atas Ukraina
-
Langit Kamchatka Berkabung, 17 Nyawa Melayang dalam Tragedi Helikopter
-
Kim Jong Un dan Istri Tunggangi Kuda Putih dari Russia, Media Korsel: Seperti Sepasang Peri Gemuk dari Lord of the Rings
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
39 Ribu Siswa di Pulau Jawa Tak Lagi Terima MBG, BGN Fokuskan Program ke Daerah 3T
-
Lantik ASN di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok
-
Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang
-
KPK Sita Toko, Salon, Hingga Rumah Milik Bupati Nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Wamendagri Dorong Penguatan Kerja Sama Daerah untuk Antisipasi Karhutla saat El Nino 20262027
-
Tito Sebut Pemulihan Pascabencana di Sumatera Makin Progresif, Infrastruktur Permanen Dipercepat
-
Fantastis! Libur Sekolah Bikin Negara Hemat Rp3,4 Triliun dari Program Makan Bergizi Gratis
-
Lawan Putusan Pengadilan Militer! 4 Prajurit BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Ajukan Banding
-
Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi