- Dubes Iran, Mohammad Boroujerdi, berterima kasih kepada Indonesia atas dukungan solidaritas saat konflik berlanjut.
- Amerika Serikat dan Israel dituding melakukan serangan brutal sejak Februari, merusak sipil dan infrastruktur Iran.
- Kedutaan Iran membuka jalur donasi resmi agar bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia tersalurkan efektif.
Suara.com - Duta Besar (Dubes) Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas dukungan yang diberikan kepada rakyat Iran di tengah konflik yang masih berlangsung.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan video di media sosial pada Rabu (18/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Kedutaan Besar Iran juga mengumumkan pembukaan jalur donasi resmi bagi masyarakat Indonesia yang ingin memberikan bantuan kemanusiaan.
Boroujerdi menggambarkan kondisi di Iran yang masih berada dalam situasi genting akibat serangan sejak akhir Februari.
Ia menyebut serangan yang dilakukan oleh United States dan Israel tidak hanya menyasar target militer, tetapi juga berbagai objek sipil.
“Sejak 28 Februari, negara saya berada di bawah serangan brutal. Rumah-rumah penduduk dibom setiap jam,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa serangan tersebut turut menghantam fasilitas umum seperti sekolah, kapal, infrastruktur, hingga pusat budaya dan sejarah.
Dampaknya tidak hanya menimbulkan korban jiwa dari kalangan sipil, tetapi juga menyebabkan kerusakan lingkungan.
Boroujerdi juga menegaskan bahwa konflik belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir.
Baca Juga: Dasco: Presiden Prabowo Berhasil Hapus Pasal 'Harus Akui Israel' di BoP
“Tidak akan ada gencatan senjata atau negosiasi sampai kami mendapat jaminan tidak diserang lagi,” tegasnya.
Di tengah situasi tersebut, ia mengaku menerima banyak bentuk solidaritas dari masyarakat Indonesia, baik dari organisasi maupun individu.
“Begitu banyak pesan yang sampai kepada saya dari berbagai pihak, mengirimkan ribuan surat dan datang langsung ke kedutaan untuk berbela sungkawa atas kemartiran pemimpin, mengucapkan selamat atas pengangkatan pemimpin baru, juga mengutuk serangan Amerika Serikat dan Israel,” ujarnya.
Terkait penyaluran bantuan, Kedutaan Besar Iran mengimbau masyarakat untuk hanya menggunakan jalur resmi yang telah disediakan. Hal ini dilakukan guna memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan tepat.
“Mohon tidak memberikan sumbangan secara sembarangan. Gunakan hanya rekening resmi kedutaan,” kata Boroujerdi.
Dana yang terkumpul nantinya akan difokuskan untuk membantu pemulihan wilayah yang terdampak konflik di Iran.
Berita Terkait
-
Rekomendasi Menu Buka Puasa Khas Indonesia, Dari Gorengan hingga Soto Ayam Hangat
-
Stok AS Hadang Reli Minyak Mentah Dunia
-
Wasiat Politik Ali Larijani untuk Negara-negara Arab: Islam Macam Apa Kalian Ini...
-
Suara Lantunan Al-Qur'an Menggema di Gaza Lawan Dentuman Drone dan Rudal Israel
-
Sikap Dingin Iran dan Tantangan Berat Prabowo Menjadi Juru Damai di Timur Tengah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu