Suara.com - Perang Rusia vs Ukraina semakin panas, apalagi sejumlah negara turut ikut campur dalam ketegangan dua negara tersebut.
Seperti dari negara Polandia, mereka turut memberikan dukungan kepada Ukraina dari serangan Rusia.
Bahkan, Polandia juga tak segan-segan menembak jatuh rudal Rusia jika dikirim ke Ukraina.
Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski mengatakan, negaranya mempunyai kewajiban untuk mencegat rudal Rusia sebelum memasuki wilayah udara Ukraina.
"Keanggotaan di NATO tidak mengalahkan tanggung jawab masing-masing negara untuk melindungi wilayah udaranya sendiri -- itu adalah tugas konstitusional kita sendiri," ujarnya.
Sikorski melanjutkan dengan mengatakan bahwa tindakan itu akan menjadi pembelaan diri yang sah karena begitu rudal melintasi wilayah udara nasional, risiko bahwa serpihan melukai seseorang cukup besar.
Kantor berita negara Polandia, PAP, melaporkan pada Senin bahwa Polandia telah mengerahkan pesawat dan menempatkan sistem pertahanan udaranya dalam keadaan siaga saat Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran ke Ukraina pada malam hari hingga Senin.
"Semua prosedur yang diperlukan telah dimulai untuk memastikan keamanan wilayah udara Polandia," kata komando operasional angkatan bersenjata Polandia melalui pernyataan.
Komando tersebut menambahkan bahwa pihaknya "memantau situasi." [Antara].
Baca Juga: Aturan Ketat Tak Ada TV di Swedia Karena Ancam Pertumbuhan Anak, Menkes: Orang Tua Harus Waspada
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital