Suara.com - Beredar sebuah pesan berantai di WhatsApp yang menampilkan tangkapan layar dari laman Detik.com, yang menarasikan bahwa karier Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim sedang dalam bahaya.
Dalam pesan tersebut, disebutkan bahwa Bank Indonesia (BI) telah mengajukan tuntutan terhadap Nadiem Makarim. Namun, klaim ini ternyata tidak benar.
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan artikel dengan judul serupa di laman Detik.com. Saat informasi ditelusuri dengan menggunakan kata kunci “Bank Indonesia telah mengajukan tuntutan ke Nadiem Makarim”, tidak ditemukan artikel yang mendukung klaim tersebut.
Yang ditemukan justru artikel dari Okezone yang diterbitkan pada tahun 2017 dengan judul "BUSINESS HITS: Bos Go-Jek Nadiem Makarim Harus Izin ke Gubernur BI".
Artikel tersebut menjelaskan bahwa rencana akuisisi oleh Go-Pay, yang merupakan layanan pembayaran dari Gojek, memang harus mendapat persetujuan dari Bank Indonesia sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran.
Meski demikian, tidak ada narasi atau informasi yang menyatakan bahwa Bank Indonesia mengajukan tuntutan terhadap Nadiem Makarim. Informasi yang beredar di WhatsApp tersebut adalah hasil rekayasa dan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
Sehingga, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan karier Nadiem Makarim sedang dalam bahaya adalah tidak benar.
Terkait hal itu, masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Baca Juga: Cek Fakta: Partai Perubahan Besutan Anies Baswedan Buka Pendaftaran
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Partai Perubahan Besutan Anies Baswedan Buka Pendaftaran
-
Cek Fakta: Jet Pribadi Kaesang Hasil Korupsi Jokowi
-
Perjalanan Karier Erika Carlina: Model Asal Cilacap Dijuluki Queen of Senoparty
-
Cek Fakta: Akui Semuanya, Gibran Putuskan Mundur sebagai Wakil Presiden Terpilih
-
Cek Fakta: Anies Baswedan Membuat Video dengan Latar Belakang Tongkat Pangeran Diponegoro
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG
-
BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap