Suara.com - Sejumlah jemaat katolik merasa terharu saat melihat wajah Paus Fransiskus secara langsung saat mendatangi Gereja Katedral, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2024). Tangisan mereka pecah saat Paus melempar senyum dan melambaikan tangan ke arah jemaat dari dalam mobil.
Pantauan Suara.com, beberapa jemaat menangis terharu tersedu-sedu sampai memeluk jemaat lainnya. Dengan wajah yang memerah mereka mengusap air mata di pipinya.
Salah seorang jemaat bernama Sheila merasa terharu karena menganggap dirinya telah ikut bagian dalam momen bersejarah. Ia merasa penantiannya terbayarkan begitu melihat wajah Paus.
"Terharu ya, dapet kesempatan kali ini bela-belain saya curi kesempatan kerja buat kesempatan ini. Karena ini momen bersejarah ya," ujar Sheila saat ditemui Suara.com, Rabu (4/9/2024).
Meski hanya melihat dari jauh sambil merekam, Sheila merasa sudah diberkati oleh Paus. Apalagi sosok yang selama ini hanya bisa dilihat lewat media sosial kini bisa disaksikannya secara langsung.
"Tadi sempat nangis. Terharu banget. Karena selama ini kan cuma bisa liat di media sosial aja ya. Walaupun cuma dari jauh dadah-dadah rasanya seperti diberkati gitu ya," ungkap Sheila.
Ia sendiri mengaku meneladani Paus karena terkenal atas kesederhanaannya. Paus dianggapnya sebagai sosok yang rendah hati dan menerima semua umat dengan baik.
"Kesederhanaannya ya. Kita harus meneladani agar hidup kita tetap sederhana," pungkasnya.
Di Gereja Katedral, Paus melakukan pertemuan dengan para uskup, imam, diakon, orang-orang yang dibaktikan, seminari, dan katekis.
Pantauan Suara.com di lokasi, terlihat trotoar Jalan Katedral dipenuhi masyarakat dari berbagai wilayah. Beberapa di antaranya mengenakan atribut seperti kipas bergambar wajah Paus hingga bendera Vatikan.
Antusias para penyambut ini terlihat cukup tinggi. Mereka kerap bersorak ketika ada rombongan Paus yang datang ke Katedral menggunakan bus.
Seperti misalnya saat rombongan uskup tiba. Mereka langsung heboh bersorak mengucapkan selamat datang.
"Wooo uskup, uskup. Selamat datang ya," sorak para penyambut, Rabu (4/9/2024).
Tak hanya itu, mereka juga bersorak saat melihat rombongan jurnalis yang dibawa dari Vatikan. Para jurnalis itu juga melambaikan tangan sambil merekam dengan ponsel begitu melihat sambutan tersebut.
"Halo, halo. Wartawan Paus nih ya," kata mereka.
Berita Terkait
-
Naik Toyota Zenix ke Katedral, Jemaat Menyemut Sambut Paus Fransiskus: Viva Il Papa, Viva Papa Francisco
-
Ikut Berjubel di Depan Katedral, Curhatan Joko Rela Nunggu Berjam-jam Demi Lihat Paus Fransiskus
-
Ngobrol Bareng Jokowi di Istana, Paus Fransiskus Puji-puji Bhinneka Tunggal Ika, Begini Katanya!
-
Protes Azan Magrib Disiarkan Lewat Running Teks saat Kunjungan Paus Fransiskus, FPI: Rezim Ini Terjangkit Islamofobia
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Langit Mencekam! Rudal Kiamat Iran Gempur Israel, Kilang Minyak Meledak
-
Penetapan Tersangka Baru Kasus Haji Patahkan Klaim Yaqut Tak Terima Uang
-
MBG Dibagikan Lagi, BGN Ancam Suspend SPPG yang Mark Up Bahan Baku: Gila-gilaan, Langsung Disanksi
-
Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi
-
Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul
-
TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS
-
Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker
-
KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang
-
KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji