Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta, Khoirudin, menyebut Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Ridwan Kamil-Suswono akan melanjutkan cita-cita dalam slogan "Maju Kotanya, Bahagia Warganya". Slogan tersebut dibuat Anies Baswedan saat menjadi Gubernur DKI periode 2017-2022.
Namun, Khoirudin menyebut bukan berarti slogan itu akan kembali dipakai lagi jika RK-Suswono berhasil menang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI. Pihaknya akan melakukan penyempurnaan agar cita-cita dalam slogan itu terwujud.
Khoirudin mengatakan, hal ini dilakukan demi menarik dukungan dari para loyalis Anies dan memilih RK-Suswono. Menurutnya, mereka perlu diberi pemahaman RK-Suswono bakal mewujudkan cita-cita Anies.
"Insyaallah massa Pak Anies pun akan kita berikan pemahaman, perhatian bahwa apa yang dicita-citakan Pak Anies membangun Jakarta Maju Kotanya Bahagia Warganya, slogannya itu bisa dilanjutkan oleh pak Ridwan Kamil," ujar Khoirudin kepada Suara.com, Jumat (6/9/2024).
"Dan Insyallah akan ditambah lagi, disempurnakan di zaman Ridwan Kamil," lanjutnya menambahkan.
Lebih lanjut, Khoirudin mengaku optimis pasangan RK-Suswono bisa memenangkan Pilkada DKI 2024. Apalagi, tak seperti kontestasi sebelumnya, kali ini PKS berjuang bersama banyak partai dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.
"Kita sudah punya pengalaman pemilu, pilkada panjang. Dulu PKS sendirian (Pilkada) 2007. Kemarin 2017 lawan pak Anies sangat berat dan dengan izin Allah SWT dimenangkan," ucapnya.
Apalagi dengan adanya 91 kursi anggota DPRD DKI kecuali PDIP, Khoirudin menganggap hal ini sebagai modal awal yang besar untuk memenangkan Pilkada.
"91 (kursi DPRD) ini modal kekuatan kita. Karena setiap dewan punya jaringan, punya relawan. setiap partai punya mesin. nanti semua kita gerakan," pungkasnya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Sowan Ke Jusuf Kalla Minta Wejangan, Sekaligus Ajak Jadi Timses?
Berita Terkait
-
Sudah Ajak Bang Doel Makan Jengkol Bareng, Tapi Soal Arah Dukungan FBR Masih Tunggu RK Sowan?
-
Resep Ridwan Kamil Atasi Pengangguran di Jakarta: Jadikan Kota Wisata Global!
-
Bukan Dari Kalangan Selebriti, PKS Pastikan Ketua Timses RK-Suswono Dari Kader Partai
-
Ridwan Kamil Sowan Ke Jusuf Kalla Minta Wejangan, Sekaligus Ajak Jadi Timses?
-
Suara Pendukungnya Diincar usai Anies Gagal Nyagub, Ini Taktik Kubu Pram-Rano Dekati 'Anak Abah'
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!
-
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok
-
Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan
-
Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?
-
Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh
-
Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha
-
Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi
-
Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat
-
Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak
-
Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas