Suara.com - Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus menyoroti berbagai hal saat dirinya melakukan kunjungan ke Papua Nugini, setelah sebelumnya mengunjungi Indonesia.
Kepala Negara Vatikan itu menyoroti berbagai masalah di Papua Nugini, mulai dari sosial, kekerasan hingga adanya ilmu sihir atau takhayul di negara yang bertetangga dengan Tanah Air tersebut.
Tidak hanya itu saja, Paus Fransiskus juga mengucapkan terima kasih kepada ribuan orang yang berkumpul, beberapa di antaranya telah berjalan kaki atau berlayar selama berhari-hari untuk datang dan menemuinya.
Paus Fransiskus mendesak umatnya untuk mengatasi masalah sosial seperti itu secara langsung dan membangun kembali citra bangsa mereka.
"Buat Papua Nugini terkenal bukan hanya karena keanekaragaman tumbuhan dan hewannya, pantainya yang mempesona, dan lautnya yang jernih, tetapi juga terkenal terutama karena orang-orang baik yang Anda temui di sini," katanya, dikutip dari AFP.
Pesan Paus Fransiskus
Sekedar informasi, kunjungan apostolik di Indonesia yang dilakukan Pimpinan Umat Katolik se-Dunia Paus Fransiskus dinilai memperkuat kerukunan dari keragaman beragama.
Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas di Tangerang, Banten, Jumat menyampaikan kunjungan Paus Fransiskus ke Tanah air telah mencerminkan keinginannya untuk memperkuat hubungan dan perdamaian antar-umat beragama.
"Bahwa keragaman di Indonesia ini adalah kekuatan dan harus dipelihara menjadi blessing saat pertemuan dengan saya. Dan saya mengikuti dari rangkaian awal, ini merupakan anugerah bagi Indonesia atas perbedaan yang dimiliki," ucap Menag Yaqut usai mengantarkan kepulangan Paus Fransiskus di Bandara Soetta.
Baca Juga: Kata Dedi Mulyadi Saat Soroti Kehadiran Buzzer di Pilgub Jabar
Indonesia, kata dia, menjadi negara pertama yang dikunjungi Paus Fransiskus dalam rangkaian perjalanan apostoliknya ke beberapa negara. Kunjungan tersebut tercatat sebagai perjalanan ketiga kalinya bagi Bapa Suci umat Katolik setelah Paus Paulus VI pada tahun 1970 dan 1989 saat Gereja Katolik Roma dipimpin oleh Paus Yohanes Paulus II.
Paus Fransiskus menitipkan pesan kepada seluruh warga Indonesia, khususnya umat Katolik, tentang pentingnya menjaga keragaman sebagai upaya menciptakan kedamaian dunia.
Selain itu Paus juga menekankan agar umatnya untuk dapat melestarikan dan menjaga lingkungan demi kehidupan pada masa depan.
"Saya sampaikan beliau (Paus Fransiskus) berharap untuk menjaga keragaman itu sebagai kekuatan. Kemudian mengedepankan dialog di segala perbedaan atau perselisihan. Selanjutnya menjaga lingkungan agar tetap hijau karena itu menjadi milik hak generasi yang akan datang," ungkapnya.
Menag juga menambahkan dari hasil kunjungan Paus Fransiskus terdapat tiga poin hasil kesepakatan bersama Pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tiga poin Itu memperkuat keragaman, mengedepankan dialog di segala perbedaan atau perselisihan, serta menjaga lingkungan agar tetap hijau.
"Kalimat ini sama persis senada dengan disampaikan Presiden Joko Widodo dan Paus Fransiskus saat misa di Glora Bung Karno (GBK)," paparnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
PDIP Tegaskan Kedekatan Megawati-Prabowo Tak Ubah Sikap Tolak Pilkada Tidak Langsung
-
Malam Ini, Banjir Jakarta Sudah Rendam Lebih dari 100 RT
-
Banjir Sebabkan Macet Parah di Jakarta, Polisi Sebut Tiga Titik Paling Krusial Ini
-
Pasutri Bandar Narkoba Dibekuk, Polda Metro Jaya Sita 1,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
-
Banjir Sebetis di Pemukiman Belakang Kantor Wali Kota Jaksel, Selalu Datang Setiap Hujan Deras
-
Resmi Gabung Dewan Perdamaian Besutan Trump, Prabowo Ungkap Harapan dan Tujuan Indonesia
-
Keluhan Wali Murid di SD Negeri: Ketika Les Berbayar Jadi Beban Psikologis Anak
-
Prabowonomics Bakal Menggema di WEF Davos, Visi Ekonomi RI Setelah 10 Tahun Absen
-
JATAM: Negara Lindungi Korporasi Terafiliasi Elite di Balik Bencana Sumatra
-
SBY Khawatir PD III, Pakar UMY Beberkan Bahaya Nyata yang Mengintai Indonesia