- Media Iran melalui Kantor Berita Tasnim membeberkan 5 indikator kejanggalan yang memicu spekulasi tewas atau terlukanya Benjamin Netanyahu.
- Indikator tersebut mencakup absennya video baru Netanyahu, pengetatan keamanan rumahnya dari ancaman drone, hingga batalnya kunjungan utusan AS.
- Rilis janggal dari Istana Elysee terkait telepon Presiden Prancis yang tanpa menyertakan tanggal pasti makin memperkuat rumor yang belum dikonfirmasi ini.
Suara.com - Desas-desus mengejutkan datang dari Media Iran yang mulai menyoroti spekulasi liar mengenai nasib Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Rumor terkait kemungkinan tewas atau terlukanya sang perdana menteri semakin menguat setelah kunjungan utusan khusus AS, termasuk Jared Kushner, secara mendadak dibatalkan.
Spekulasi ini juga merembet ke ranah diplomasi internasional setelah Presiden Prancis merilis pernyataan tertulis terkait komunikasi teleponnya tanpa menyertakan tanggal pasti dari Istana Elysee.
Kabar mengejutkan ini pertama kali diembuskan oleh situs web berbahasa Ibrani milik Kantor Berita Tasnim yang memantau dinamika politik di internal Israel.
Laporan tersebut memaparkan lima indikator utama yang memicu spekulasi luas di berbagai sumber Ibrani mengenai kondisi kesehatan dan keselamatan sang pemimpin rezim Zionis.
Indikator pertama menyoroti kejanggalan absensinya di dunia maya karena sudah hampir tiga hari tidak ada satu pun video baru yang diunggah ke saluran pribadinya.
Bahkan, publik juga menyadari bahwa sudah nyaris empat hari berlalu sejak foto-foto terbaru dari pemimpin Israel tersebut terakhir kali dipublikasikan ke media.
Sejak menghilang dari pantauan kamera, beberapa pernyataan resmi yang dikaitkan dengan dirinya kini hanya dirilis murni dalam format teks tertulis biasa.
Indikator kedua membandingkan kebiasaan masa lalunya, di mana ia biasanya sangat rutin merilis minimal satu hingga maksimal tiga video setiap harinya.
Baca Juga: Perang Iran Memanas! Pentagon Akui 147 Tentara AS Jadi Korban dalam Operation Epic Freedom
Absennya unggahan video yang sangat tidak biasa selama tiga hari berturut-turut ini jelas semakin memperkuat kecurigaan publik mengenai nasib dan statusnya.
Selanjutnya pada indikator ketiga, sejumlah sumber berbahasa Ibrani melaporkan adanya pergerakan keamanan yang tidak biasa di sekitar kediaman pribadinya sejak tanggal 8 Maret.
Laporan tersebut mengindikasikan bahwa perimeter keamanan di rumahnya telah diperketat secara signifikan untuk menangkal potensi serangan drone bunuh diri.
Indikator keempat berkaitan dengan dinamika politik Amerika Serikat setelah jadwal kunjungan utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Israel tiba-tiba dibatalkan.
Pembatalan kunjungan penting yang seharusnya berlangsung pada hari ini disebut-sebut memiliki kaitan erat dengan situasi misterius yang sedang menyelimuti sang perdana menteri.
Indikator kelima menyoroti rilis berita dari pihak kepresidenan Prancis mengenai percakapan telepon antara Emmanuel Macron dan pemimpin Israel tersebut.
Pihak Istana Elysee secara janggal sama sekali tidak merinci kapan tepatnya tanggal percakapan telepon itu terjadi dan hanya merilis teks dari dugaan komunikasi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, berbagai spekulasi liar yang beredar luas ini masih belum mendapatkan konfirmasi atau bantahan resmi dari otoritas berwenang.
Berita Terkait
-
Konflik Kian Panas, Iran Tutup Pintu Gencatan Senjata Lawan Rezim Zionis
-
Rudal 'Kiamat' Iran Kheibar, Ghadr, Emad, dan FattahIran Siap Jadikan Israel Kota Mati
-
Kelicikan Zionis, Malu Banget Mengakui Israel Hancur Dibom Iran
-
22 WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Evakuasi Gelombang Kedua Segera Menyusul
-
Kelakuan Zionis! Diam-diam Israel Tebang Ratusan Pohon Zaitun, Kenapa Gak Pohon Gharqad?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan
-
Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?