Suara.com - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ternyata belum pernah mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat, Jakarta Pusat sejak tahun 2020. Saat itu, SBY lengser dari jabatannya sebagai ketua umum dan digantikan anaknya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Hal ini diakuinya saat acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Partai Demokrat di Kantor DPP Demokrat. Setelah empat tahun, baru kali ini ia kembali ke kantornya itu.
"Sejak lima tahun yang lalu ketika Kepemimpinan partai Demokrat beralih ke tokoh dan kader yang lebih muda saya belum pernah ke sini," ujar SBY.
Begitu kembali ke kantor lamanya, SBY diajak oleh para pimpinan partai untuk berkeliling. Ia mengaku terkejut karena kini bangunan itu lebih rapi dari sebelumnya.
"Tadi waktu saya datang saya diajak oleh ketua umum pejabat teras yang lain untuk tour melihat kantor dan tempat perjuangan kita di tempat ini," jelasnya.
"Terus terang saya pangling dan surprise dlm arti positif karena tempat kita ini markas besar ini telah dibangun dan ditata dengan indahnya," lanjut SBY.
Menurutnya, bangunan Kantor DPP Demokrat tidak terlalu besar dan megah. Namun, yang terpenting adalah menjaga keindahannya lewat perbuatan baik ke masyarakat.
"Memang bukan bangunan yang megah, bukan, ini small building tapi ingat small is beautiful, kalau ini berfungsi dengan baik, penghuninya memikirkan siang dan malam day by day, night after night bagaimana caranya Demokrat bisa berperan dalam kehidupan bernegara," pungkasnya.
Baca Juga: Nyanyi Lagu 'Yellow' saat Ultah, SBY: Jangan Terpengaruh Warna di Lagu yang Saya Nyanyikan
Berita Terkait
-
SBY ingatkan Kekacauan Negara Bila Ada Banyak Matahari
-
SBY Kenang Masa Sulit Demokrat 5 Tahun Terakhir: Partai Mau Diambil Alih Moeldoko hingga Ditikung Anies
-
SBY Kenang Pahitnya Perjuangan 10 Tahun Jadi Oposisi: Ada Pihak Tak Mau Demokrat Gabung Pemerintah
-
Nyanyi Lagu 'Yellow' saat Ultah, SBY: Jangan Terpengaruh Warna di Lagu yang Saya Nyanyikan
-
Timnas Indonesia Tak Pernah Menang atas Australia dari Era Habibie hingga SBY, Pecah Telur di Jokowi?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik
-
Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan
-
Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029
-
3 Peserta Latsarmil Meninggal, KSP Dudung: Belum Ada Kelalaian, Mungkin Faktor Penyakit