Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merespons isu dirinya yang dikabarkan masuk dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Di sela-sela acara peringatan HUT Ke-23 Partai Demokrat di kantor pusat partai, Jakarta, Senin, AHY mengaku telah berkomunikasi dengan calon presiden terpilih pada Pemilu 2024 Prabowo Subianto.
"Sudah (diajak bicara dengan Prabowo, red.). Komunikasi kami berjalan dengan baik, reguler, walaupun tidak setiap saat tentunya, yang jelas dalam berbagai kesempatan kami berdialog," kata AHY menjawab pertanyaan wartawan terkait posisinya di kabinet.
Terlepas dari itu, AHY masih enggan berkomentar soal posisinya di kabinet. Dia menyebut penyusunan kabinet itu merupakan hak prerogatif presiden.
"Saya benar-benar menghormati, Partai Demokrat menghormati hak prerogratif dari Bapak [Calon] Presiden Terpilih, Bapak Prabowo Subianto, yang tentunya sampai dengan saat ini saya tahu beliau masih sangat serius untuk menyusun langkah-langkah strategis ke depan, termasuk penyusunan kabinet," kata AHY.
AHY melanjutkan, "Apa pun keputusan Presiden, Partai Demokrat mendukung itu."
“Pembantu beliau tentunya diharapkan bisa benar-benar memberikan dukungan penuh, memberikan nilai tambah, Demokrat ingin menjadi bagian dari itu semua," kata AHY.
Oleh karena itu, AHY mengaku siap ditempatkan dan ditugaskan di mana pun oleh Prabowo setelah pelantikan pasangan calon terpilih pada Pilpres 2024 menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI pada tanggal 20 Oktober mendatang.
"Saya tidak mau berandai-andai. Kita tunggu saja," kata Ketua Umum DPP Partai Demokrat.
Baca Juga: Anak dan Keponakan Prabowo Dihina Akun Fufufafa, Warganet: Gerindra Diam Aja?
Dalam sambutannya saat acara peringatan HUT Ke-23 Partai Demokrat, AHY juga menyatakan komitmennya untuk mengawal transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo ke pemerintahan yang akan dipimpin Prabowo Subianto. Dia menyebut Demokrat serius mengawal transisi itu.
"Insyaallah 5 tahun ke depan, peran kita makin dinantikan oleh masyarakat, dan kita bisa makin berbuat untuk rakyat," kata AHY.
Di lokasi yang sama, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga menegaskan kepada jajaran pengurus dan kader Demokrat untuk mendukung transisi dan pemerintahan Prabowo ke depan.
"Sukseskan transisi itu. Sukseskan. Ini etika politik. Demokrat tahu etika dan moral dalam politik. Nah, setelah itu dukung penuh sukseskan pemerintahan Prabowo ke depan," kata SBY.
Dalam kesempatan terpisah, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo saat menghadiri acara di Jakarta pekan lalu (7/9) mengungkap ada empat alumnus SMA Taruna Nusantara yang bakal masuk dalam daftar kabinet Prabowo. Namun, dia mengaku telah berjanji kepada Prabowo tidak mengungkap nama-nama itu ke publik.
AHY merupakan lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara Angkatan Ke-5. Di luar AHY, ada juga lulusan SMA Taruna Nusantara yang berada di lingkaran dekat Prabowo, di antaranya Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sugiono, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, dan politikus Partai Gerindra Prasetyo Hadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Komnas Perempuan Minta Maaf, Akui Kasus Penyekapan Yuvita di Bandung Ekstrem dan Sadis!
-
Susul Roy Suryo dan dr Tifa! Tiga Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Segera Diseret ke Kejaksaan
-
Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api
-
Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!
-
Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!
-
Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?
-
Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas
-
Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis
-
Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela
-
Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam