Suara.com - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menunjukkan kebesaran bangsa Indonesia.
Nantinya, bukan hanya sekadar untuk memindahkan secara fisik pusat pemerintahan di Indonesia, namun juga membangun kota pintar atau smart city.
Sangat mudah untuk diungkapkan dengan kalimat, namun semuanya tentu membutuhkan proses yang tidak sebentar.
Banyak sekali fasilitas-fasilitas mendukung yang harus ada di IKN, agar kota ini benar-benar diakui menjadi sebuah Smart City.
Sebelumnya, IKN disebut sudah sedikit lebih maju dari Ibu Kota, DKI Jakarta karena lahirnya alat transportasi Autonomous Rail Trans (ART).
Kereta ini berjalan tanpa menggunakan rel seperti kereta api pada umumnya. Meskipun masih dalam tahap uji coba sampai Desember 2024 mendatang, namun fasilitas ini sudah sedikit melengkapi IKN.
Satu hingga dua moda transportasi belum cukup untuk melengkapi IKN yang akan menjadi sebuah kota besar di Indonesia.
Kini, IKN disebut mulai membutuhkan moda transportasi selain di darat. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Irjen Pol Risyapudin Nursin mengatakan bahwa Kawasan IKN memerlukan moda transportasi penyeberangan, angkutan sungai dan danau.
“Transportasi angkutan sungai dan danau jelas diperlukan untuk menunjang akses di IKN,” Ujar Risyapudin.
Baca Juga: Bacagub Jakarta Pramono Anung Tolak Wacana Subsidi KRL Berbasis NIK, Ini Alasannya
Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, bahwa Pembangunan sistem transportasi konsisten untuk mewujudkan visi lingkungan hijau, sehingga didukung dengan transportasi listrik dan energi yang ramah lingkungan.
Industri angkutan sungai, danau dan penyeberangan pun diminta untuk berkontribusi dalam membuka lintasan di Kawasan IKN.
Armada kapal yang beroperasi di Kawasan tersebut harus berbasis ramah lingkungan. Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap), Khoiri Soetomo menekankan bahwa pemerintah perlu mempersiapkan infrastruktur pelabuhan terlebih dahulu sebelum adanya kapal-kapal penyeberangan.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka