Suara.com - Debat perdana calon presiden Amerika Serikat (Capres AS) diklaim dimenangkan oleh Donald Trump. Hal itu diungkapkan langsung Capres dari Partai Republik.
Donald Trump mengeklaim bahwa saingannya dari Partai Demokrat, Kamala Harris, kalah dalam debat Pilpres 10 September lantaran gagal menjelaskan kepada warga Amerika agar pemerintahannya dipercaya.
"Dia kalah dalam debat tadi malam! Dia kalah karena tanggung jawab sepenuhnya ada padanya...," tulis mantan presiden AS, Kamis (12/9/2024).
"Dia bertanggung jawab penuh untuk menjelaskan alasan mengapa orang-orang harus percaya padanya, dan dia gagal melakukan itu tadi malam!" kata Trump lagi.
Trump bersikeras bahwa "sepertiga Penduduk Amerika mengaku mereka tidak tahu pendiriannya (Harris)".
Sebelumnya pada 10 September, Donald Trump dan Kamala Harris beradu argumen dalam debat perdana mereka yang ditayangkan ABC News.
Jajak pendapat versi CNN terhadap para penonton debat menyimpulkan bahwa 63 persen partisipan percaya bahwa Harris unggul atas Trump dalam pilpres AS yang akan digelar pada 5 November mendatang. [Antara].
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Batal Total
-
Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu
-
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia
-
Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe