Suara.com - Ibu Kota Nusantara (IKN) kini resmi dibuka untuk umum. Masyarakat dapat berkunjung menyaksikan kemegahan ibu kota baru tersebut. Berikut ini adalah cara pesan tiket masuk ke IKN.
Menurut informasi dari Otorita IKN (OIKN), kunjungan umum dibuka mulai Senin (16/9/2024), pukul 09.00 hingga 17.00 WITA.
Mengutip dari Instagram @ikn_id, jumlah pengunjung dibatasi 300 orang per hari mengingat IKN masih dalam tahap pembangunan. Hal itu dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Dalam kunjungan umum ke IKN, masyarakat dapat menyaksikan secara langsung Plaza Seremoni dan Taman Kusuma Bangsa Nusantara.
Cara Pesan Tiket Masuk ke IKN
Sebelum melakukan kunjungan ke IKN, masyarakat perlu mendaftar melalui aplikasi IKNOW yang dapat diunduh melalui Appstore (IOS) atau Playstore (Android). Berikut adalah langkah-langkah untuk mendapatkan tiketnya.
- Masuk ke aplikasi IKNOW, lalu pilih menu 'Visit Nusantara'.
- Pilih 'Kunjungi Nusantara' dan lanjutkan dengan 'Pesan Tiket'.
- Isi formulir pemesanan tiket
- Jika sudah selesai, pilih 'Lihat E-Ticket'.
- Anda dapat berkunjung pada hari yang tercantum pada tiket.
- Tunjukkan barcode tiket kepada petugas liaison officer di lokasi.
- Petugas akan mendampingi Anda dengan Bus Electric Vehicle (EV) menuju Plaza Seremoni dan Taman Kusuma Bangsa.
Tata Tertib saat Berkunjung ke IKN
Otorita IKN bekerja sama dengan Kementerian PUPR dan pemangku kepentingan lainnya telah menyusun panduan dan tata tertib kunjungan yang lengkap. Berikut adalah tata tertib pengunjung saat berada di IKN:
- Semua pengunjung harus mendaftar melalui aplikasi IKNOW untuk memperoleh izin masuk dari Otorita IKN.
- Pengunjung tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan pribadi untuk berkeliling. Kendaraan pribadi dapat diparkir di Rest Area atau Simpang Trunen.
- Pengunjung harus mematuhi rambu-rambu dan menyeberang di tempat yang telah ditentukan.
- Pengunjung diwajibkan mengenakan pakaian rapi dan sopan (sandal tidak diperbolehkan demi alasan keselamatan).
- Dilarang merokok di Plaza Ceremony, Taman Kusuma Bangsa, Rumah Techno IKN, serta di sepanjang area kunjungan dan tempat parkir.
- Dilarang menginjak rumput di sepanjang area kunjungan.
- Pengunjung dilarang mencoret-coret, merusak tanaman, atau merusak fasilitas umum di IKN.
- Pengunjung tidak diperbolehkan memberi makan hewan di IKN.
- Pengunjung dilarang memasuki area konstruksi.
- Pengunjung harus membuang sampah di tempat yang telah disediakan.
- Pengunjung diharapkan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta menggunakan peralatan makan, minum, dan tas belanja yang ramah lingkungan.
- Tidak diperbolehkan piknik (menggelar tikar dan makan bersama) di dalam area IKN.
- Pengunjung tidak boleh membawa senjata tajam selama kunjungan.
- Tidak diperbolehkan membawa minuman beralkohol.
- Tidak diperbolehkan bermain bola, menduduki patung, bersandar di jembatan, atau melewati batas aman di embung/kolam.
- Aktivitas politik, kampanye, tindakan SARA, atau kegiatan yang mengganggu Kebhinekaan Indonesia tidak diperbolehkan.
Panduan tersebut dibuat untuk menjamin pengalaman kunjungan yang nyaman, aman, dan memuaskan bagi semua pihak. Alur dan panduan selengkapnya dapat dilihat melalui link: https://ikn.go.id/storage/file-bahan/20240915-pedoman-kunjungan-ke-ikn-masyarakat-umum-compressed.pdf
Baca Juga: Iwan Fals Mendadak Komentari Soal IKN: Jadi Gimana, Sekarang Ibu Kota Udah di Sini?
Demikianlah informasi lengkap mengenai cara pesan tiket masuk ke IKN hingga tata tertib yang wajib dipatuhi. Bagaimana, tertarik untuk berkunjung?
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
-
Iwan Fals Mendadak Komentari Soal IKN: Jadi Gimana, Sekarang Ibu Kota Udah di Sini?
-
Muhammadiyah Punya Tiga Misi di IKN, Salah Satunya Bangun Rumah Sakit Baru
-
Proyek Tahap 2 IKN Mau Mulai Tapi Investor Asing Belum Masuk, Bappenas: Tanya Otorita
-
Cara Berkunjung ke IKN, Gratis Pakai Aplikasi IKNOW
-
Jejak Dukungan Politik Andre Taulany, Reaksi saat Kiky Saputri dan Andhika Pratama Sindir IKN Kini Digunjing
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai