Suara.com - Lebih dari 100 mantan pejabat dan anggota parlemen Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik menyatakan dukungan mereka untuk Wakil Presiden AS dan calon presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris, pada hari Rabu (18/9).
Mereka menilai bahwa kandidat dari Partai Republik, mantan presiden AS Donald Trump, tidak layak untuk kembali menjabat sebagai presiden.
Dalam surat yang dibagikan oleh tim kampanye Harris, 111 anggota Partai Republik, termasuk beberapa mantan pejabat dari era pemerintahan mantan presiden Ronald Reagan, George H.W. Bush, George W. Bush, dan Trump, menyampaikan bahwa meskipun mereka memiliki ketidaksetujuan terhadap kebijakan-kebijakan Harris, "kami percaya bahwa dia memiliki kualitas penting untuk menjabat sebagai presiden, sedangkan Donald Trump tidak."
"Sebagai presiden," demikian tertulis dalam surat itu, Trump menciptakan kekacauan sehari-hari dalam pemerintahan, mengagungkan musuh kita dan melemahkan sekutu-sekutu kita, mempolitisasi militer, dan merendahkan para veteran, serta mengutamakan kepentingan pribadinya di atas kepentingan negara, serta mengkhianati nilai-nilai, demokrasi, dan dokumen pembentukan negara ini.
Mereka juga mengecam seruan Trump untuk menyerang Capitol pada 6 Januari 2021, dengan pernyataan bahwa "dia telah melanggar sumpah jabatannya dan membawa ancaman bagi negara kita."
"Siapa pun yang mengutamakan diri sendiri di atas Konstitusi tidak seharusnya menjadi presiden AS," ungkap surat tersebut, mengutip pernyataan mantan wakil presiden AS Mike Pence.
Di antara para tokoh yang menandatangani surat ini terdapat dua mantan menteri pertahanan, Chuck Hagel dan William S. Cohen; dua mantan direktur Badan Intelijen Pusat (CIA), Michael V. Hayden dan William H. Webster; serta satu mantan direktur intelijen nasional, John D. Negroponte.
Robert B. Zoellick, mantan presiden Bank Dunia, bersama dengan delapan mantan anggota Kongres juga memberikan dukungan terhadap surat ini.
Pernyataan tersebut dirilis beberapa hari setelah mantan wakil presiden AS Dick Cheney dan putrinya Liz Cheney, mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS serta salah satu kritik konservatif paling vokal terhadap Trump, mengumumkan bahwa mereka akan memilih Harris.
Baca Juga: Pro-Kontra Pengamanan Trump: Dinas Rahasia vs. Sheriff Florida
Berita Terkait
-
Fans Taylor Swift Berhasil Galang Dana Rp3 M untuk Kampanye Kamala Harris
-
Dua Kali Selamat dari Upaya Pembunuhan, Donald Trump: Ini Bisnis yang Berbahaya!
-
Tampil Perdana usai Insiden Penembakan di Lapangan Golf, Donald Trump Puji Joe Biden: Sangat Baik!
-
Wanita Lebih Pintar! Trump Ceritakan Aksi Heroik Saksi Insiden Penembakan di Lapangan Golf
-
Pro-Kontra Pengamanan Trump: Dinas Rahasia vs. Sheriff Florida
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam