Suara.com - Beredar narasi di media sosial yang menyebut telah terjadi perang besar di Istana. Disampaikan juga narasi yang menyebut bahwa Prabowo tidak akan membela Gibran dalam kasus Fufufafa.
Narasi tersebut muncul di channel Youtube bernama Suara Umat dalam video yang diunggah pada tanggal 13 Agustus 2024 yang memberi pernyataan pada judul jika telah terjadi perang besar di istana. Selain itu pada unggahan tersebut tertulis bahwa Prabowo tidak akan menyelamatkan Gibran kasus Fufufafa.
Berikut narasi yang disampaikan:
HEBOH!! PERANG BESAR TERJADI DI ISTANA – PRABOWO TIDAK AKAN SELAMATKAN GIBRAN SOAL KASUS FUFUFAFA. PRABOWO TIDAK NYELAMATKAN GIBRAN. INI SEMUA TERKUAK DGN IZIN TUHAN. TOLONG VIRALKAN SEGERA VIDEO INI.
Lantas benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan pengecekan fakta Suara.com, setelah diamati hingga akhir video tidak terdapat situasi perang besar yang terjadi di istana serta tidak menunjukan secara langsung yang menyatakan bahwa Prabowo tidak akan menyelamatkan Gibran pada kasus Fufufafa. Pada video tersebut hanya menampilkan tangkapan layar pada akun Kaskus Fufufa.
Selain itu, narator hanya membacakan ulang sebuah artikel yang termuat dalam website RMOL.ID dengan judul “Akun Kaskus Fufufafa yang Hina Prabowo Diduga Gibran, Grace Natalie: Dipastikan Dulu”.
Kesimpulan
Baca Juga: Kabinet 44 Kursi, Surya Paloh: NasDem Hormati Keputusan Prabowo
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim pada judul yang menyatakan bahwa telah terjadi perang besar di istana dan pernyataan Prabowo tak akan membela Gibran pada kasus Fufufafa adalah salah dan termasuk pada konten palsu.
Berita Terkait
-
Bamsoet Bocorkan Golkar Sudah Setor Nama-nama Calon Menteri Ke Prabowo
-
Pendidikan Reza Indragiri, Ahli Psikologi Forensik Berani Sebut Pemilik Akun Fufufafa Problematik
-
Kini Wapres Terpilih, Etika Busana Gibran Rakabuming di Acara TV Digunjing: Kalau Bukan Anak Presiden ...
-
Nomor HP Diduga Fufufafa Munculkan Nama 'Gibran' di VA BCA, Netizen Ramai Kirim Pulsa
-
Kabinet 44 Kursi, Surya Paloh: NasDem Hormati Keputusan Prabowo
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional