Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) secara berkala menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan ini disalurkan untuk mendukung keluarga yang membutuhkan bantuan ekonomi. Umumnya, penerima bantuan tersebut sudah tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Pada Oktober 2024, sejumlah bansos akan kembali didistribusikan. Berikut rincian bansos yang akan cair di bulan Oktober 2024, serta cara untuk memeriksa apakah Anda termasuk penerima manfaat.
1. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT adalah salah satu bentuk bantuan dari pemerintah yang diberikan kepada KPM secara non tunai. Jumlah total bantuan yang diterima adalah Rp 2,4 juta per tahun, yang disalurkan sebesar Rp 200 ribu setiap bulan. Pada bulan Oktober 2024, BPNT memasuki jadwal penyaluran tahap keempat. Penyalurannya dimulai dari 1 September hingga 31 Oktober 2024.
Jika bantuan belum diterima dalam periode tersebut, ada kemungkinan bantuan akan diberikan secara rapel, tergantung wilayah penyaluran. Beberapa daerah mungkin menyalurkan setiap bulan, dua bulan, atau bahkan tiga bulan sekali.
Penyaluran BPNT dilakukan melalui Bank Himbara seperti BNI, BRI, Mandiri, BTN, dan BSI. Selain itu, penerima juga bisa menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Bagi yang belum memiliki KKS, bantuan dapat diambil melalui Kantor Pos dengan membawa surat pemberitahuan.
2. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program bansos bersyarat yang ditujukan bagi keluarga miskin yang sudah tercatat sebagai KPM. Penyaluran PKH dilakukan dalam empat tahap sepanjang tahun. Penyaluran pada Oktober 2024 adalah bagian dari tahap keempat, yang dapat diterima melalui rekening bank atau di Kantor Pos.
Bantuan PKH memiliki besaran yang berbeda-beda sesuai dengan kategori penerima. Sebagai contoh, ibu hamil dan anak usia dini masing-masing mendapatkan Rp 3 juta per tahun, atau Rp 750 ribu per tahap. Anak-anak di jenjang SD akan menerima Rp 900 ribu per tahun, sementara untuk siswa SMP, bantuannya sebesar Rp 1,5 juta. Siswa SMA mendapatkan Rp 2 juta per tahun, dan lansia di atas 70 tahun serta penyandang disabilitas berat masing-masing menerima Rp 2,4 juta per tahun.
Baca Juga: Bantuan Pangan Non Tunai Cair di Mana? BPNT Rp 400 Ribu Disalurkan Juli 2024, Ini Cara Ceknya
3. Program Indonesia Pintar (PIP)
PIP adalah program bantuan pendidikan yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), yang ditujukan kepada siswa SD, SMP, SMA, dan SMK sederajat. Tujuannya adalah untuk mendukung siswa dari keluarga kurang mampu agar dapat menyelesaikan pendidikan menengah.
Pencairan dana PIP dilakukan dalam tiga tahap, dengan jadwal yang mungkin berbeda untuk setiap sekolah. Tahap pertama berlangsung dari Februari hingga April 2024, tahap kedua dari Mei hingga September 2024, dan tahap ketiga dari Oktober hingga Desember 2024.
Jumlah bantuan PIP bervariasi tergantung tingkat pendidikan. Siswa SD menerima Rp 450 ribu per tahun, sedangkan siswa SMP mendapatkan Rp 750 ribu. Untuk siswa SMA dan SMK, bantuan berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 1,8 juta per tahun.
4. Bansos Beras 10 Kilogram
Pemerintah juga terus menyalurkan bantuan beras 10 kilogram hingga Desember 2024. Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo, yang mengatakan bahwa distribusi ini sesuai dengan pengelolaan anggaran dari Kementerian Keuangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Ketua DPD Sebut Transformasi Ekonomi Prabowo Ibarat Cabut Duri Dalam Daging
-
Tak Hanya Asal Bangun, Kopdes Merah Putih Harus Bikin Warga Makin Mandiri
-
Empat dalam Pencarian, Nelayan di Pangandaran Ditemukan Tak Bernyawa 2 Kilometer dari Lokasi Awal
-
Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo
-
Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela
-
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866
-
Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung
-
Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?
-
HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?
-
Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan