Suara.com - Beredar di media sosial sebuah narasi yang menyebut Korea Utara membuka kembali pariwisata internasional musim dingin, namun tidak untuk kewarganegaraan Israel, Jepang dan Amerika Serikat.
Unggahan akun TikTok @Igunana0 yang telah dilihat 600 ribu kali itu, menampilkan foto-foto pariwisata di Korea utara.
Berikut narasi yang disampaikan:
"Korea Utara mengumumkan akan membuka pariwisata ke seluruh negara di dunia, kecuali negara yang memiliki kewarganegaraan Israel, Jepang, dan Amerika, pada musim dingin tahun 2025″
Lantas benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran fakta Suara.com, setelah ditelusuri di Google dengan kata kunci “pariwisata musim dingin Korea Utara dibuka” ditemukan informasi bahwa wisatawan yang dilarang berkunjung adalah mereka yang berkewarganegaraan Republik Korea atau Korea Selatan.
Di sana tidak ada informasi yang menyebut bahwa wisatawan kewarganegaraan Israel, Jepang, dan Amerika Serikat turut dilarang.
Melansir BBC, diketahui otoritas Korea Utara mengizinkan wisatawan dari negara mana pun untuk ikut serta dalam perjalanan tersebut, kecuali Korea Selatan. Namun, AS melarang warganya bepergian ke Korea Utara.
Baca Juga: Janji Gencatan Senjata Amerika Serikat Palsu, Iran: Memberi Banyak Waktu Kepada Penjahat
Lewat laman resminya KoryoTour mengabarkan bahwa pariwisata ke Samjiyon dan kemungkinan seluruh negara akan dilanjutkan pada Desember 2024.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyebut Korea Utara membuka kembali pariwisata internasional musim dingin, namun tidak untuk kewarganegaraan Israel, Jepang dan Amerika Serikat tidaklah benar atau hoaks. Konten tersebut mengandung informasi yang menyesatkan.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Serangan Mematikan, Netanyahu kepada Rakyat Iran: Kalian Pantas Mendapatkan yang Lebih Baik
-
Israel Hancurkan Ibu Kota Lebanon Seperti Gaza
-
Novel yang Mengharu Biru dan Menguras Air Mata dalam 'Yozakura', Terinspirasi dari Kisah Nyata
-
Kondisi Terbaru di Lebanon: Israel Lakukan Operasi Terbatas Hizbullah
-
Janji Gencatan Senjata Amerika Serikat Palsu, Iran: Memberi Banyak Waktu Kepada Penjahat
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123