Suara.com - Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video sepasang warga negara asing (WNA) diduga berbuat mesum di pesisir Pantai Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Terkait itu, kepolisian kini sedang menyelidiki aksi mesum pasangan bule itu setelah videonya viral di media sosial.
"Untuk WNA yang ada di video, sedang kami profiling," kata Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah Iptu Luk Luk Il Maqnun dikutip dari Antara, Rabu (2/10/2024).
Kepolisian juga sedang mengidentifikasi pihak yang merekam aksi tak senonoh itu hingga pengungah yang pertama kali menyebarkan video bule mesum tersebut di media sosial.
"Pengunggah pertama di medsos juga sedang kami profiling, yang melakukan perekaman juga," ujar dia.
Apabila sudah mendapatkan identitas para pihak, Iptu Luk Luk memastikan kepolisian akan melayangkan surat undangan permintaan klarifikasi.
"Kalau sudah dapat (identitas), akan kami mintai keterangan," ucapnya.
Dia mengatakan bahwa penanganan dari persoalan ini bukan hasil tindak lanjut laporan pengaduan masyarakat, melainkan karena video tersebut telah viral di media sosial dan mendapatkan tanggapan dari ribuan penonton.
"Belum ada pelaporan dari masyarakat, polisi bergerak berdasarkan video viral yang beredar di medsos," kata dia.
Aksi mesum pasangan bule itu yang beredar di dunia maya berdurasi 29 detik.
Baca Juga: Dilabeli G30 S, Habis Rizieq Cs Gugat Jokowi ke PN Jakpus, Begini Isi Gugatannya!
Dalam video itu menampilkan sepasang WNA yang diduga beradegan mesum di pesisir Pantai Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.
Sebagian besar penonton video mengecam aksi sepasang WNA tersebut karena bertentangan dengan pandangan masyarakat tentang Pulau Lombok yang sudah dikenal sebagai pariwisata halal. (Antara)
Berita Terkait
-
Kemenag Sebut Siswi Kasus Video Mesum Bareng Guru MAN di Gorontalo Harus Dilindungi, Kenapa?
-
Aksi Cabul Tak Lagi Bisa Ditolerir, Kemenag Ancam Sanksi Berat Guru MAN di Gorontalo Tersangka Kasus Video Mesum
-
Kasus Video Mesum Bareng Guru, KPAI Minta Siswi MAN di Gorontalo Dapat Perlindungan dan Bansos, Ini Alasannya!
-
Viral Video Mesum Bareng Siswinya, KPAI Geram Aksi Cabul Guru di Gorontalo: Harus Dihukum Maksimal!
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah
-
Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran
-
Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
-
Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi
-
Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
-
Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit