Suara.com - Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengamini dan mendoakan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi menteri koordinator (Menko) di kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Ya doakan saja mudah-mudahan beliau dipercaya dan diberikan amanah yang besar dan insyaAllah Mas AHY diberikan kepercayaan apapun bisa dijalankan dengan baik," kata Herman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/10/2024).
Kendati begitu, Herman mengatakan pihaknya tak akan muluk-muluk mengenai hal itu. Demokrat menyerahkan kepada Prabowo sepenuhnya apakah AHY bakal menjadi Menko atau tidak.
"Ya kita serahkan semuanya kepada Pak Prabowo. Karena kan Pak Prabowo sedang menyusun. Dan tentu apapun nanti yang diputuskan nanti menjadi hak prerogatifnya Pak Prabowo sebagai presiden," ujarnya.
Di sisi lain, Herman enggan menyampaikan AHY akan menduduki posisi menko apa dalam kabinet Prabowo.
"Ya kita serahkan kepada Pak Prabowo. Tetapi kalau pun itu diamanahkan kepada Mas AHY tentu insyaAllah akan dijalankan oleh mas AHY dengan baik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bakal Masuk Kabinet Prabowo-Gibran Bersama Kader PAN yang Lain, Zulhas Bilang Begini
-
Hubungan dengan Gibran Nampak Canggung, Rocky Gerung Sarankan Prabowo Lakukan Hal Ini Setelah Dilantik
-
Ketua DPP PSI Singgung Oposisi yang Mulai Pepet Prabowo Subianto, Ujungnya Kena Skakmat Pandji Pragiwaksono
-
Beda Jauh Mentalitas Raffi Ahmad dan Susi Pudjiastuti, Tak Kuliah Tapi Diisukan Masuk Kabinet Prabowo
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Beban Perubahan di Pundak Mahasiswa: Sampai Kapan Rakyat Menitipkan Harapan?
-
Transisi Status PPPK Dimulai Awal 2027, Komisi X DPR Minta Para Guru Tak Lagi Resah
-
Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'
-
Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim
-
Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi
-
Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya
-
Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan
-
Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI
-
Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU