Suara.com - Warga Amerika Serikat digemparkan dengan adanya pengakuan seorang wanita yang mengaku telah menjalankan bisnis seks atau prostitusi kelas atas.
Wanita tersebut menjalankan bisnis prostitusi itu di wilayah wilayah Boston dan pinggiran kota Washington yang melayani politisi, perwira militer, pengacara, dan eksekutif perusahaan.
Fakta mengejutkan itu terbongkar usai Han Lee berusia 42, muncul di pengadilan federal Boston pada hari Jumat untuk mengaku bersalah atas tuduhan bahwa dia berkonspirasi untuk 'membujuk, membujuk dan membujuk' terutama perempuan Asia untuk melakukan perjalanan ke Massachusetts dan Virginia untuk terlibat dalam prostitusi dan melakukan pencucian uang, kata jaksa.
Warga Massachusetts tersebut ditangkap dan didakwa pada bulan November tahun lalu bersama dengan Junmyung Lee, 31, dan James Lee, 69. Mereka kemudian didakwa oleh dewan juri federal pada bulan Februari karena mengoperasikan jaringan prostitusi.
Han Lee menghadapi hukuman hingga 25 tahun penjara ketika dia dijatuhi hukuman pada bulan Desember. Dia mengatakan kepada hakim bahwa meskipun dia menjalankan bisnis prostitusi ilegal, dia tidak memaksa perempuan mana pun untuk melakukan pekerjaan seks.
Bagaimana Mereka Mengoperasikan Raket Seks ?
Menurut jaksa, setidaknya sejak Juli 2020, Han Lee mengoperasikan jaringan prostitusi antar negara bagian dengan beberapa rumah bordil di Cambridge dan Watertown, Massachusetts, serta Fairfax dan Tysons, Virginia
Dia membangun infrastruktur untuk rumah bordil di beberapa negara bagian dengan tujuan "membujuk, membujuk dan membujuk perempuan - terutama perempuan Asia - untuk melakukan perjalanan ke Massachusetts dan Virginia untuk terlibat dalam prostitusi," kata jaksa.
Diduga lebih lanjut bahwa Han Lee dan para pembantunya mengoordinasikan perjalanan dan transportasi penerbangan para perempuan tersebut dan mengizinkan mereka untuk bermalam di lokasi rumah bordil sehingga mereka tidak perlu mencari penginapan di tempat lain, sehingga menarik perempuan untuk berpartisipasi dalam jaringan prostitusi mereka.
Baca Juga: Bila Diserang, Iran Siap Hancurkan Israel: Jangan Menguji Tekad Kami
"Untuk melindungi dan menjaga kerahasiaan bisnis dan memastikan bahwa para perempuan tersebut tidak menarik perhatian pada pekerjaan prostitusi di dalam gedung apartemen, Han Lee dan, diduga, para terdakwa lainnya menetapkan peraturan rumah bagi para perempuan tersebut selama mereka tinggal," kata jaksa. .
Dikenakan Biaya $350 Hingga $600 Untuk Layanan Seks
Han Lee menagih pembeli seks $350 hingga $600 per jam tergantung pada layanannya dan hanya menerima uang tunai.
Mereka diduga mengiklankan jaringan prostitusi mereka dan menawarkan janji temu dengan perempuan melalui dua situs web.
Kedua situs web tersebut dimaksudkan untuk mengiklankan model telanjang untuk fotografi profesional di studio kelas atas sebagai kedok prostitusi yang ditawarkan melalui janji temu.
Untuk menyembunyikan hasil jaringan prostitusi, Han Lee menyetor ratusan ribu dolar hasil tunai ke rekening bank pribadi dan pihak ketiga serta transfer peer-to-peer, kata jaksa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno