Suara.com - Ni Kadek Sriari (21) menjadi salah satu dari tiga Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang berhasil dipulangkan dari Lebanon yang sedang dilanda perang.
Perjalanan panjang pun harus ditempuh Sriari sampai akhirnya bisa bertemu dengan keluarganya di Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar.
Namun, perjuangan yang sama juga harus dirasakan Ni Wayan Ariani (45), ibunda dari Sri. Ariani menceritakan jika dia bersama suaminya, I Wayan Supadma (55) tidak dapat tidur nyenyak sejak mendengar kabar Lebanon berstatus siaga 1 sejak Agustus 2024 lalu.
Dia mengaku selalu berkomunikasi secara intens dengan Sri sejak anak keduanya itu bekerja di Lebanon pada awal tahun 2023.
Namun, sejak dia mendengar cerita konflik di Lebanon yang mengkhawatirkan dari anaknya, dia mengaku sangat was-was. Ibu empat anak itu bahkan sempat jatuh sakit selama seminggu karena memikirkan keadaan anaknya.
“Pernah (sakit) ke rumah sakit, (berpikir) perasaan sama Sri gitu, untung tegar,” ujar Ariani dengan menggebu-gebu saat ditemui di rumahnya pada Selasa (9/10/2024).
Kekhawatirannya itu sempat memburuk ketika Sri tidak menelponnya selama sekitar satu minggu. Ariani yang sehari-harinya bekerja membuat alat upakara Hindu itu lantas menghaturkan sesajen di tempat ibadahnya yang ada di rumah.
Baru lah setelahnya dia menyebut berhasil kembali menghubungi anaknya itu.
“Ada satu minggu nggak nelpon, ibu takut banget. Langsung ibu bikin sesajen di merajan (tempat ibadah), langsung dah besoknya dia telpon, baru ibu tenang,” tuturnya.
Baca Juga: Pemain Bali Berusia 15 Tahun Sudah Cetak 29 Gol di Norwegia, Siapa Dia?
Semua kekhawatirannya akhirnya baru bisa sirna saat Sri kembali ke rumahnya dan bertemu keluarganya lagi pada Selasa (8/10/2024) malam kemarin.
Jika sebelumnya Ariani mengaku sulit tidur, namun kemarin dia tidak menyia-nyiakan kesempatannya untuk tidur bersama Sri sampai berpelukan.
“(Sri) sampai di rumah duh lega sekali, sampai berpelukan tidurnya gitu,” ujarnya.
Hal yang sama juga dirasakan Sri ketika kembali bertemu dengan keluarganya setelah menempuh perjalaman selama delapan hari untuk dievakuasi dari Lebanon.
“Saya sudah merasa aman sudah sampai di rumah, sudah kembali sama keluarga sama orang tua juga,” ucapnya pada kesempatan yang sama.
Setelah pengalamannya di Lebanon, Sri mengaku akan mencari pekerjaan baru di dekat tempat tinggalnya saja.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi