Suara.com - Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan informasi mengenai pembukaan 1.794 lowongan kerja sebagai petugas haji tahun 2025.
Unggahan yang beredar sejak 1 Oktober tersebut dilengkapi dengan poster digital yang menampilkan logo Kementerian Agama (Kemenag) dan mengarahkan calon pelamar ke sebuah tautan. Pelamar diminta untuk mengisi data pribadi seperti nama lengkap, nomor telepon, kode OTP, kata sandi Telegram, dan mengirimkan CV.
Narasi dalam unggahan tersebut berbunyi:
“DIBUKA LOWONGAN PETUGAS HAJI INDONESIA, SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA PENDAFTARAN TERBATAS!!!”
Namun, benarkah informasi ini?
Penjelasan Fakta
Kementerian Agama melalui akun Instagram resminya telah memberikan klarifikasi bahwa hingga saat ini, lowongan kerja petugas haji untuk tahun 2025 belum dibuka.
Informasi resmi mengenai seleksi petugas haji hanya akan diumumkan melalui saluran resmi Kemenag serta Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji & Umrah (Informasi Haji).
Kemenag juga mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak mempercayai informasi yang tidak berasal dari sumber resmi. Tawaran seperti ini, apalagi yang meminta data pribadi termasuk kode OTP dan kata sandi Telegram, berpotensi menjadi modus penipuan.
Baca Juga: Cek Fakta: Emil Audero Ingin Bergabung dengan Timnas Indonesia, Benarkah?
Kesimpulan
Klaim bahwa Kementerian Agama telah membuka lowongan kerja petugas haji 2025 adalah tidak benar. Kemenag telah menegaskan bahwa seleksi petugas haji belum dibuka, dan masyarakat diminta untuk selalu memeriksa informasi dari sumber resmi agar terhindar dari penipuan.
Masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan memberikan informasi pribadi kepada pihak-pihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya. (Antara)
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Emil Audero Ingin Bergabung dengan Timnas Indonesia, Benarkah?
-
Cek Fakta: Arab Saudi Larang Imam Masjid Doakan Palestina
-
Cek Fakta: Timnas Indonesia Auto Lolos Piala Dunia Usai FIFA dan AFC Beri Sanksi Jepang
-
Cek Fakta: Jokowi dan Prabowo Nyanyikan Lagu Cinta dan Permata
-
BPKH Targetkan Peningkatan Jumlah Pendaftar Haji dari Kalangan Anak Muda
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok