Suara.com - Sejumlah tokoh berdatangan di rumah Presiden terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta pada Senin (14/10/2024). Mereka yang hadir digadang-gadang bakal mengisi kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sedikitnya ada 49 tokoh yang terlihat dipanggil Ketua Umum Partai Gerindra itu. Disebut tokoh-tokoh tersebut akan menduduki posisi menteri dan wakil menteri.
Dari beberapa nama tokoh itu, ada sejumlah guru besar yang juga dipanggil ke kediaman Prabowo. Total terdapat 7 tokoh yang memiliki gelar profesor hadir.
Berikut ini Suara.com telah merangkum sejumlah nama tokoh bergelar guru besar.
1. Prof Dr H Yusril Ihza Mahendra SH MSc
Nama Yusril Ihza Mahendra menjadi salah satu tokoh yang dipanggil ke kediaman Prabowo. Dia merupakan ketua tim hukum Prabowo-Gibran dalam sengketa hasil Pilpres 2024.
Yusril adalah guru besar hukum tata negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI). Gelar tersebut didapatkan pada 1998. Dia menyelesaikan pendidikan sarjana di kampus yang sama. Kemudian melanjutkan pendidikan magister dan doktoral di Faktulas Ilmu Budaya UI jurusan Filsafat.
Selain sebagai pengajar atau dosen, Yusril pernah masuk kabinet di era Presiden Presiden RI ke-4 Abdulrahman Wahid sebagai Menteri Hukum dan Perundang-undangan. Lalu menjadi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia saat Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri.
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu pernah menjadi Menteri Skretaris Negara di era Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yushoyono.
Baca Juga: Pemerintah Prabowo-Gibran Bisa Cuan Jika Optimalisasi Jaringan Gas Bumi
2. Prof Stella Christie PhD
Nama Stella Christie belum familiar. Meski demikian, dia memiliki latar belakang yang mentereng. Guru besar dari Tsinghua University, China itu ahli di bidang cognitive science.
Pendidikan Stella Christie ditempuh di sejumlah kampus ternama luar negeri. Gelar sarjananya diraih di Harvard University dengan status Magna Cum Laude with Highest Honor.
Kemudian melanjutkan pascarsarjananya dan foktoral di Northwestern University.
3. Prof Dr Abdul Mu'ti MEd
Abdul Mu'ti lebih dikenal sebagai Sekretaris Umum PP Muhammadiyah. Namun, sebenarnya dia memiliki latar belakang seorang akademisi.
Diketahui Abdul Mu'ti merupakan guru besar bidang Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah Jakarta.
Dia diketahui merupakan lulusan Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang. Abdul Mu'ti tercatat pernah menempuh pendidikan di School of Education, Flinders University of South Australia. Kemudian di Short Course on Governance and Shariah the University of Birmingham serta berkuliah di Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah tahun 2008.
4. Prof Dr Fauzan MPd
Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu merupakan guru besar di bidang bidang ilmu pendidikan bahasa Indonesia.
Fauzan menempuh pendidikan sarjana di UMM, kemudian kuliah magister di Universitas Negeri Malang. Gelar doktoralnya diraih di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
5. Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro Ph.D
Satryo Soemantri Brodjonegoro dikenal dengan keahlihannya di bidang mechanical engineering. Dia diketahui pernah menjabay sebagai Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI).
Dia juga aktif sebagai dosen tamu di bidang teknik mesin di Toyohashi University of Technology, Jepang. Satryo diketahui adalah guru besar Emeritus Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB).
6. Prof Atip Latipulhayat SH MH PhD
Atip Latipulhayat merupakan guru besar hukum internasional di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad). Pria kelahiran Tasikmalaya itu diketahui lulusan Fakultas Hukum Unpad.
Kemudian melanjutkan pendidikan di Monash University, Australia. Di kampus tersebut dia meraih gelar magister dan doktoralnya.
7. Prof Yassierli ST MT PhD
Yassierli merupakan guru besar Fakultas Teknologi Industri (FTI) Institut Teknologi Bandung (ITB).
Latar belakang pendidikan Yassierli ditempuh di ITB. Di kampus tersebut pendidikan sarjana dan magister. Sedangkan gelar doktoralnya didapatkan di najemen Industri di ITB. Lalu ia menempuh pendidikan doktoral di Virginia Tech, Amerika Serikat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Bahas Investasi hingga Kerja Sama Pertahanan
-
Waspada Copet 'Necis' di Blok M Hub, MRT Jakarta Perketat Pengamanan
-
RSCM Pastikan Pasien Tetap Dilayani Meski Status BPJS PBI Nonaktif
-
Kunjungi Borobudur, Wamensos Agus Ajak Warga Lebih Mandiri Lewat Pelatihan Kerajinan Eceng Gondok
-
Wamensos Agus Jabo Tinjau Pembangunan Rumah Sejahtera Terpadu di Magelang
-
Ada Truk 'Lumpuh', Arus Lalu Lintas di Brigjend Katamso Jakarta Barat Semrawut Pagi Ini
-
BNPT Tangkap 230 Orang Terkait Pendanaan Terorisme
-
Cak Imin: Bencana Bertubi-Tubi Bisa Picu Kemiskinan Baru
-
Sulteng Dibidik Jadi Pasar Wisatawan China, Kemenpar Dukung Penerbangan Langsung ke Palu dan Luwuk
-
Miris, Masih Ada Orang Tua Pilih Damai Kasus Kekerasan Seksual: DPR Soroti Dampaknya bagi Anak