Suara.com - Siapa yang tak kenal dengan Mahathir Mohamad, ia bahkan mendapat julukan pemimpin tertua di dunia setelah dua kali menjabat. Pertama ia menjabat sebagai sebagai Perdana Menteri Malaysia dari tahun 1981 hingga 2003. Kemudian, ia menjabat lagi untuk kedua kalinya pada usia 92 tahun dari tahun 2018 hingga 2020 lalu.
Baru-baru ini, Mahathir Mohamad tengah menjadi sorotan, lantaran diketahui dirinya dilarikan ke rumah sakit. Eks PM berusia 99 tahun itu dibawa ke Institut Jantung Nasional pada hari Selasa (15/10) malam waktu setempat. Memangnya, Mahathir Mohamad sakit apa?
Mahathir Mohamad Sakit Apa?
Sebagaimana dilansir dari beberapa sumber, Mahathir Mohamad diketahui tengah menjalani perawatan di rumah sakit karena infeksi saluran pernapasan.
Kantor Mahathir mengumumkan hal itu pada hari Rabu (16/10), setelah media melaporkan bahwa mantan perdana menteri absen pada sidang pengadilan dalam gugatan pencemaran nama baik yang diajukan.
Mahathir Mohamad, yang menjabat sebagai perdana menteri selama lebih dari dua dekade, diketahui memiliki riwayat masalah jantung dan telah menjalani operasi bypass. Dalam beberapa tahun terakhir, ia memang diketahui sudah keluar masuk rumah sakit, dan terakhir dirawat di rumah sakit pada Juli lalu.
Mahathir Mohamad dijadwalkan menghadiri persidangan pada Rabu atas kasus pencemaran nama baik yang diajukannya terhadap wakil perdana menteri saat ini. Namun media lokal melaporkan bahwa sidang itu ternyata ditunda setelah pengacaranya mengatakan bahwa ia sedang dirawat di Institut Jantung Nasional.
Sementara itu, seorang ajudan Mahathir mengatakan kepada Reuters bahwa ia masuk ke rumah sakit, pada hari Selasa (14/10) malam karena batuk akibat infeksi saluran pernafasan bagian bawah, dan akan menjalani cuti medis hingga 25 Oktober 2024 mendatang.
Sebelumnya, Mahathir Mohamad juga sempat dirawat di rumah sakit karena batuk pada 18 Juli. Saat itu, ia dilarikan ke rumah sakit sejak tanggal 15 Juli dan dirawat beberapa hari. Namun, saat itu juru bicara Mahathir Mohamad tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang kondisi eks perdana menteri tersebut.
Sebagai tambahan informasi, Mahathir Mohamad menjabat sebagai perdana menteri selama 22 tahun hingga 2003. Ia kemudian kembali menjadi perdana menteri pada 2018 setelah memimpin koalisi oposisi meraih kemenangan bersejarah. Namun sayangnya, pemerintahannya tumbang dalam waktu kurang dari dua tahun karena suatu pertikaian.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Jadi Rumah Sakit Berbasis Wakaf Pertama di Asia, RS Mata Achmad Wardi Dilengkapi Berbagai Fasilitas Kesehatan Terbaik
-
Kakak Ungkap Kondisi Terkini Abdee Slank, Masih Dirawat Intensif di Rumah Sakit
-
Erina Gudono Digunjing Nikmati Hidangan Mentah di Rumah Sakit, Netizen Bahas Nosokomial: Apa Itu?
-
Bayi-Bayi di Ambang Maut: Inkubator di Gaza Terancam Padam Akibat Serangan Israel
-
Ngeri! Kecoak Hidup Ditemukan di Usus Pria Ini Setelah Makan di Pasar Malam
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123