Pengalamannya, menjelang pilkada Sultra 2018 yang dikuatirkan akan rawan konflik ternyata berlangsung dengan lancar, aman, damai dan sukses.
Kemudian pada 2020, Teguh Setyabudi menyelesaikan studi S3 dan memperoleh gelar Doktor Ilmu Pemerintahan di Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan predikat cum-laude.
Disertasinya sangat menarik, mengungkap soal pilkada, bertajuk “Analisis Dinamika Pemilihan Langsung Gubernur dan Wakil Gubernur : Studi Kasus di Provinsi Sulawesi Tenggara”. Isinya hasil penelitian dan pengalaman langsungnya saat menjadi Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara yang berhasil mengawal penyelenggaraan pilkada di Sulawesi Tenggara 2018 dengan sukses.
Dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, Teguh Setyabudi diberi amanat kembali menjadi Penjabat Sementara Gubernur Kalimantan Utara, yang dikukuhkan pada 25 September 2020. Saat itu adalah masa Pilkada Serentak di saat Pandemi COVID-19, namun semuanya bisa berlangsung dengan lancar.
Sosok yang menikah dengan Ika Octaviana seorang PNS di Kemendagri pada 1994 dan dikaruniai dua anak ini kemudian menjabat sebagai Direktur Jenderal Pembangunan Daerah (Dirjen Bangda) pada 2022.
Lantas 15 Maret 2023 dilantik sebagai Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri. Sampai akhirnya kini menjabat sebagai PJ Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.
Nah, dengan latar belakang keluarga, pendidikan, tugas mengemban jabatan dan birokrasi pemerintahan di Indonesia yang seluruhnya bisa ditelusuri detail dan jelas, maka tidak pelak lagi Teguh Setyabudi adalah putra asli bangsa ini.
Berita Terkait
-
Sukses Jadi Tuan Rumah Pelantikan Presiden dan Wapres, Teguh Setyabudi Panen Pujian
-
Tinjau Makan Bergizi Gratis di Jakarta, Wapres Gibran Cecar Pj Gubernur Dengan Pertanyaan Ini
-
Tak Boleh Memihak, Teguh Setyabudi Wajibkan ASN Deklarasi Netralitas Pilkada DKI 2024
-
Hari Kedua Jabat Wapres, Gibran Tinjau Proyek MRT Fase 2A Bareng Pj Gubernur Teguh Setyabudi
-
Dipuji vs Dipertanyakan, Beda Kualitas Disertasi AHY dan Bahlil Lahadalia Dapatkan Gelar Doktor
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya
-
Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang
-
Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil
-
Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya
-
Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran