Suara.com - Jajaran menteri di Kabinet Merah Putih hari ini menjalani acara pembekalan yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Borobudur Country Club, Magelang, Jawa Tengah Bersamaan dengan acara penggemblengan para menteri di Magelang, beredar foto di media sosial yang menampilkan sosok Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia yang mengenakan seragam loreng bak tentara.
Dilihat dari unggahan akun X, @MurtadhaOne1 pada Kamis (24/10/2024), Bahlil tampak memasang posisi berdiri tegap saat mengenakan seragam loreng.
Tertulis juga nama 'Bahlil' dan 'Indonesia' di bagian dada dari seragam yang dikenakan oleh Ketum Partai Golkar itu.
Di lengan kiri seragam Bahlil juga tampak bordiran berlambang Garuda. Selain itu, Bahlil juga tampak mengenakan topi loreng dan sepatu tactical berwarna hitam.
"Dengan baju kebesaran siap diospek," demikian keterangan akun @MurtadhaOne1 dikutip Suara.com, Kamis.
Beredarnya foto Bahlil yang bergaya ala tentara jelang acara pembekalan di Magelang itu langsung menjadi sorotan netizen. Alih-alih mendapat pujian, kebanyakan netizen justru menanggapi foto Bahlil berseragam loreng malah dengan guyonan.
Bahkan, pengunggah foto Bahlil pun turut mengunggah cuplikan video dari Film Warkop DKI yang menampilkan adegan pelawak Bokir kala mengenakan seragam tentara.
"Bjirrr gw liatnya kayak film warkop yg ceritanya ospek jadi satpam," sindir akun @do********.
Meski telah bergaya ala tentara, gaya Bahlil yang mengenakan seragam loreng itu disebut tidak menunjukan kesan gagah. Bahkan, ada yang menyindir penampilan Bahlil mengenakan baju loreng seperti anak-anak yang sedang ikut karnaval peringatan 17 Agustus.
"Gak ada sangar sangarnya sama sekali. Kok malah lucu ya," ledek akun @ha*******.
"Maen tentara-tentaraan" timpal akun @sa********.
"Kayak bocil karnaval 17-an," nyinyir akun @ry*******.
Di sisi lain, tak sedikit netizen yang tertawa ngakak karena ukuran seragam loreng yang dipakai Bahlil dianggap kebesaran dari ukuran tubuhnya.
"Kebesaran dalam arti yg sesungguhnya," celetuk akun @mi***** disertai emoji tertawa.
"Anyeeenggg logor bajuna," tambah akun @so********.
Berita Terkait
-
Belum Digembleng di Akmil Magelang, Menteri-menteri Prabowo Sudah Tegang dan Doa Kencang, Apa Penyebabnya?
-
Detik-detik Kabinet Prabowo OTW Magelang Naik Hercules: Yusril Senyum Lepas, Nusron Wahid Auto Zikir
-
Desak Prabowo Pecat Gibran jika Tak Mau Kena Petaka, Amien Rais Diskakmat Netizen: Lu Siapa, Tuhan?
-
Mau Digembleng di Akmil Magelang, Pesan Prabowo ke Para Menteri: Gak Usah Takut, Ini Bukan Ospek Militer
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Panglima TNI Minta Maaf atas Insiden Truk TNI Himpit Dua Polisi Hingga Tewas
-
Plot Twist Kasus Suami Lawan Jambret Jadi Tersangka: Sepakat Damai, Bentuknya Masih Abu-abu
-
Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera Terus Menunjukkan Progres Positif
-
Disetujui Jadi Hakim MK, Adies Kadir Sampaikan Salam Perpisahan Emosional untuk Komisi III
-
Tito Pastikan Proses Belajar Mengajar di Tiga Provinsi Pascabencana Pulih 100 Persen
-
Periksa Enam Orang Saksi, Polisi Pastikan Reza Arap Ada di TKP saat Kematian Lula Lahfah
-
Alarm PHK Massal, Ribuan Buruh Siap Kepung Istana 28 Januari, Tiga Isu Ini Pemicunya
-
Komisi III DPR Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden, Ini 8 Poin Kesimpulan Raker Bersama Kapolri
-
Irjen Umar Fana: Lewat KUHP Baru, Polri Tak Selalu Memenjarakan Pelaku Pidana
-
Praswad Nugraha: Tak Boleh Ada Wilayah Kebal di Pemeriksaan Kasus Kuota Haji