Suara.com - Letnan Kolonel (Letkol) Inf Devy Kristiono resmi ditunjuk menjadi ajudan wakil presiden (wapres) periode 2024–2029, Gibran Rakabuming Raka.
Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menyatakan bahwa Devy Kristiono telah mendampingi sejumlah kegiatan Gibran.
“Dengan beberapa kegiatan Wapres sudah didampingi oleh Letkol Devy berarti dari TNI AD ajudannya adalah Letkol Devy Kristiono,” ujar Wahyu.
Lantas, bagaimana sosok Letkol Devy Kristiono selama ini dikenal sampai akhirnya mendapat mandat menjadi ajudan Gibran Rakabuming Raka? Berikut ulasannya.
Biodata Letkol Devy Kristiono
Devy Kristiono merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2002 dari kecabangan Infantri (Inf) Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Ia memiliki pengalaman menjadi Komandan Kodim (Dandim) di Surakarta sepanjang tahun 2021–2023 atau tepatnya ketika Gibran menjabat menjadi wali Kota Solo. Dari jabatan ini, ia sempat ditunjuk menjadi Kepala Staf Korem 074/Warastratama di tahun 2023.
Sebelum di Surakarta, Devy sempat bertugas di Batalyon 23 Kopassus Bogor, Jawa Barat. Pria kelahiran 4 Desember 1980 ini juga sempat mengikuti Selapada dan bertugas di Banten serta menjadi Kasmin Danjen di Kopassus di Cijantung usai melanjutkan Seskoad.
Usai bertugas di Surakarta di masa kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka, pria asal Bandung ini sempat menjadi Dandim 0734 Yogyakarta, menggantikan Kolonel Arh Burhan Fajari Arfian pada bulan Mei 2024.
Meski sudah menemani putra mantan presiden Jokowi bertugas, Brigjen Wahyu Yudhayana memang belum bisa menunjukkan surat resmi terkait penunjukkan Letkol Dey sebagai ajudan Wapres RI.
Baca Juga: Momen Gibran Tinggalkan Akmil Magelang: Sapa Warga dan Bagi Buku untuk Anak Sekolah
“Secara administrasi nanti suratnya saya cek karena saya masih di Maluku Utara,” ujarnya.
Sebagai ajudan, Letkol Inf Devy memiliki tugas Wakil Presiden Gibran menjalani berbagai kegiatan kenegaraan. Bisa dibilang, Letkol Devy Kristiono adalah salah satu tangan kanan Gibran, khususnya di lapangan.
Tidak sendiri, nantinya Gibran Rakabuming Raka juga akan mendapat pendampingan dari masing-masing angkatan, yaitu TNI Al, TNI AU, hingga Polri. Lantas, siapa yang akan mengisi jabatan tersebut? Sampai saat ini, Gibran maupun pihak Istana belum mengumumkannya.
Demikian informasi mengenai Letkol Devy Krstiono yang menjadi ajudan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil