Suara.com - Politik Indonesia yang bebas aktif dijalankan dengan penuh amanat sepanjang masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, presiden ketujuh Republik Indonesia yang menjabat kurun 2014-2024.
Di antara sekian banyak prestasi hasil diplomasi luar negeri Tanah Air kita, beberapa yang paling diingat adalah keberhasilan Indonesia yang dipilih menjadi anggota tidak tetap dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB).
Sebagaimana dikutip dari Setkab.go.id, dalam sidang yang digelar Majelis Umum PBB, di New York, Amerika Serikat, Jumat (8/8/2018) malam WIB, nama Indonesia disebutkan sebagai anggota tidak tetap DK-PBB selama setahun (2019-2020).
Hal ini merupakan kepercayaan yang diberikan masyarakat internasional kepada Indonesia yang memperoleh 144 suara dari 190 negara anggota PBB.
Presiden Joko Widodo menyatakan, keberhasilan ini adalah sebuah hasil kerja keras dalam jangka panjang dari diplomat-diplomat Indonesia. Tugas negara kita duduk sebagai anggota tidak tetap dalam Dewan Keamanan PBB dimulai 1 Januari 2019.
Menurut beliau, beberapa hal yang menjadi dasar pemilihan Indonesia adalah kondisi dalam negeri Indonesia yang demokratis, stabil, dan damai. Kemudian, rekam jejak dan kontribusi diplomasi Indonesia dalam turut menjaga perdamaian dunia.
Seterusnya adalah independensi politik dan netralitas politik luar negeri Indonesia, serta peran Indonesia dalam menjembatani perbedaan-perbedaan yang ada, termasuk di negara-negara yang sedang dilanda konflik.
Berbicara tentang peran Indonesia sebagai penengah konflik, salah satu momen tidak terlupakan adalah peran Kepala Negara RI dalam menjembatani ketegangan antara Rusia-Ukraina akibat Rusia melakukan invasi atas Ukraina pada 24 Februari 2022. Penyebabnya konflik wilayah perbatasan Rusia-Ukraina serta masuknya Ukraina menjadi anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO.
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengadakan kunjungan ke Kyiv, Ukraina lewat perjalanan darat kereta api 12 jam dari Polandia, karena blokade udara Rusia.
Baca Juga: 10 Tahun Jokowi, Satu Dasawarsa Perjuangan Turunkan Prevalensi Stunting Generasi Penerus Kita
Pada Rabu (29/6/2022) Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, di Istana Maryinsky, Kyiv.
Sebagaimana dikutip dari Setneg.go.id, Kepala Negara RI menyampaikan bahwa kunjungan ke Ukraina adalah perwujudan kepedulian masyarakat Indonesia untuk Ukraina, sekaligus menandai 30 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Ukraina, serta komitmen negara kita untuk terus memperkuat kerja sama yang lebih baik.
Kemudian, sebagaimana dikutup dari Setkab.go.id, dari Ukraina, Presiden Joko Widodo dan rombongan terbang ke Moskow, Rusia. Untuk berjumpa dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin di Kremlin, pada Kamis (30/06/2022). Di antara pembicaraan kedua kepala negara, tentu saja Indonesia menyampaikan diplomasi luar negeri tentang perdamaian di antara mereka yang bertikai.
Menarik mundur ke 2016, Menteri Luar Negeri RI saat itu, Retno Marsudi, menyampaikan surat Presiden Joko Widodo dengan inti pesan perdamaian kepada Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Konflik terjadi saat Januari 2016, Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik Iran setelah kedutaan besarnya di Teheran Iran, diserbu demonstran yang dipicu keputusan Arab Saudi mengeksekusi ulama Muslim Syiah terkemuka, Sheikh Nimr al-Nimr atas pelanggaran terkait teror.
Dikutip dari www.kemenlu.go.id, saat itu Menlu Retno Marsudi menyatakan bahwa Arab Saudi menghargai langkah Indonesia sebagai negara pertama yang menyampaikan kesiapan untuk membantu terus terciptanya perdamaian di Timur Tengah, termasuk terjalinnya kembali hubungan baik antara Arab Saudi dan Iran.
Penyerahan surat serupa juga dilaksanakan Retno Marsudi kepada Presiden Iran, Hassan Rouhani, di Teheran, pada Rabu (13/1/2016).
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Percepat Sertifikasi Tanah: 101 Juta Sertifikat Diselesaikan, Warga Kini Dapat Kepastian Hukum
-
10 Tahun Jokowi, Satu Dasawarsa Perjuangan Turunkan Prevalensi Stunting Generasi Penerus Kita
-
10 Tahun Jokowi, Peralatan USG Tersedia di 10 Ribu Puskesmas
-
10 Tahun Jokowi, Indonesia Juara Umum Paragames Tiga Kali Berturut-Turut dan Raih Medali Emas di Dua Paralimpiade
-
Kawal Masyarakat Indonesia Selama Pandemi Covid-19, 10 Tahun Jokowi Catat Kemajuan Pesat Bidang Telemedicine
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan